kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Geopolitik global memanas, bursa Asia memerah


Rabu, 08 Maret 2017 / 08:30 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia berada di zona merah pada transaksi perdagangan pagi ini (8/3). Berdasarkan data CNBC, pada pukul 08.20 waktu Singapura, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,37% seiring penguatan yen atas dollar AS.

Sedangkan di Australia, indeks ASX 200 turun 0,25%. Sektor material mengalami tekanan paling dalam sebesar 1,02%.

Adapun indeks Kospi berhasil naik meski tipis sebesar 0,03% di awal transaksi perdagangan. Saat ini, market Korea Selatan menanti pengumuman Mahkamah Konstitusi mengenai nasib impeachment President Park Geun-hye.

Di sisi lain, risiko geopolitik di kawasan Asia kian meningkat. Apalagi dengan tibanya komponen pertama sistem anti rudal Terminal High-Altitude Area Defense (THAAD) di Korea Selatan.

Pengerakan sistem anti rudal ini mendapat penolakan keras dari China, meskipun departemen luar negeri AS menegaskan bahwa anti sistem THAAD ini bukan ancaman untuk China, namun sebagai respon atas uji coba rudal balistik Korea Utara.

Berdasarkan laporan Reuters, sejumlah perusahaan Korea Selatan di China dilaporkan mendapat serangan cyber, penutupan toko, dan denda. Sedangkan media yang dimiliki oleh pemerintah China menyerukan boikot terhadap barang dan jasa Korea Selatan.

Dari segi data ekonomi, produk domestik bruto Jepang di kuartal empat direvisi naik 1,2% dari prediksi sebelumnya 1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×