kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Genjot bisnis di luar negeri, MBTO bentuk usaha patungan di Singapura


Kamis, 07 April 2011 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Anies Rasyid Baswedan, Gubernur DKI Jakarta meninjau kesiapan mal di Jakarta, untuk melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 menjelang operasional 15 Juni 2020 mendatang menyambut new normal.


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Demi menggenjot bisnis di luar negeri, PT Martina Berto Tbk (MBTO) membentuk perusahaan patungan (joint venture) bernama Eastern Beautyperlago Pte. Ltd., pada 6 April 2011.

Perseroan menggandeng Alfred Fahringer, pengusaha asal Austria yang berdomisili di Singapura, untuk mendirikan perusahaan baru itu.

"Pendirian perusahaan ini untuk mengoperasikan semua Martha Tillar Shop (MTS) di Singapura dan negara lain di luar Indonesia," ujar Sekretaris Perusahaan MBTO Handiwidjaja, dalam keterbukaan informasi BEI, hari ini.

Modal untuk perusahaan patungan itu sebesar S$ 1 juta, yang akan disetorkan maksimal dalam waktu setahun sejak pendirian perusahaan. Adapun, kepemilikan MBTO di perusahaan yang berlokasi di Singapura itu sebesar 55% dari total modal disetor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×