kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Gencar investasi digital, Elang Mahkota (Emtek) sulit bukukan laba tahun ini


Kamis, 16 Mei 2019 / 21:21 WIB

Gencar investasi digital, Elang Mahkota (Emtek) sulit bukukan laba tahun ini


KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) pada kuartal I-2019 mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 2,64 triliun. Angka ini naik 41% secara tahunan dari periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,87 triliun.

Pendapatan ini disumbang oleh bisnis media sebanyak 51%, bisnis solusi 43%, dan konektivitas dan lainnya sebesar 6%. Secara rinci, per triwulan pertama tahun ini, pendapatan bisnis media EMTK naik 11% year on year (yoy), dari Rp 1,22 triliun menjadi Rp 1,35 triliun.

Bisnis ini mencakup stasiun televisi nasional, televisi lokal, distribusi dan produksi konten, content aggregator, manajemen artis, leading outdoor advertising, dan media online.

Sementara itu, bisnis solusi EMTK tumbuh paling besar, yakni 119% menjadi Rp 1,14 triliun. Pada periode sama tahun sebelumnya, pendapatan EMTK dari bisnis ini adalah sebesar Rp 522 miliar. Lini bisnis selanjutnya adalah konektivitas dan lainnya yang tumbuh 6%, dari Rp 156 miliar ke Rp 166 miliar. Contoh usaha dalam lini bisnis ini adalah TV Homeshopping O Shop dan rumah sakit EMC.

Kenaikan pendapatan tersebut sejalan dengan peningkatan beban pokok pendapatan EMTK. Per kuartal I-2019, perusahaan ini mencatat, beban pokok pendapatannya naik 50% secara tahunan, dari Rp 1,24 triliun menjadi Rp 1,87 triliun.

Sementara itu, per triwulan pertama 2019, jumlah rugi periode berjalan EMTK turun 65%, menjadi Rp 72 miliar. Sebelumnya, perusahaan ini mencatatkan rugi periode berjalan Rp 72 miliar. Margin rugi bersih ikut menurun dari -5% ke -4%.

Sebelumnya, per 2018, perusahaan ini mencatatkan rugi sebesar Rp 2,3 triliun. Padahal, per 2017, perusahaan ini masih mencatatkan laba bersih Rp 447,94 miliar.
Wakil Direktur Utama EMTK Sutanto Hartono mengatakan, dalam jangka waktu pendek, masih menjadi tantangan bagi perusahaannya untuk memperbaiki bottom line atau laba. “Kalau short-term belum bsia terlalu diharapkan. Tidak bisa dalam waktu sekejap memperoleh keuntungan,” kata dia Kamis, (16/5).

Alasannya, perusahaan ini memang memutuskan untuk meningkatkan investasi di bisnis digital berupa pengembangan platform, infrastruktur, dan pemasaran. “Ekspansi ini memang memakan biaya yang cukup tinggi,” ucap dia.

Tahun ini, rencananya EMTK akan meningkatkan nilai investasinya di dompet digital DANA dan e-commerce Bukalapak. Sayangnya, Sutanto belum mau menyebutkan nilai investasi tersebut.

Investasi tersebut dilakukan karena adanya tren masyraat yang serba beralih ke digital. Menurut dia, keuntungan dari investasi ini tidak selalu bisa diraih dalam waktu singkat, melainkan perlahan-lahan seiring dengan banyaknya pengguna layanan digital EMTK tersebut.


Reporter: Nur Qolbi
Video Pilihan

Tag

Close [X]
×