kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.826   -2,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Gejolak ekonomi penyelamat harga emas


Rabu, 20 Januari 2016 / 17:29 WIB
Gejolak ekonomi penyelamat harga emas


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang kembali dipangkas jadi amunisi pendongkrak pamor si kuning emas bagi pelaku pasar. Harga emas pun melanjutkan rebound setelah sempat libur di awal pekan.

Mengutip Bloomberg, Rabu (20/1) pukul 15.30 WIB harga emas kontrak pengiriman Februari 2016 di Commodity Exchange terhitung melesat 0,45% ke level US$ 1.094 per ons troi dibanding hari sebelumnya. Harga ini sudah terangkat 0,64% dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan pemaparan Albertus Christian, Senior Research and Analyst PT Monex Investindo Futures penguatan datang setelah International Monetary Fund memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global sebanyak 20 bps menjadi 3,4% di tahun 2016.

Tingkat ketidakpastian di pasar pun meningkat, tidak heran emas berpendar karena perannya sebagai safe haven. Sebabnya pasca pemangkasan proyeksi ini pamor mata uang dan komoditas lainnya ikut terkikis.

"Apalagi saat ini minyak sedang terpuruk," kata Christian. Portofolio aset pelaku pasar pun tertuang pada emas.

Keadaan semakin menguntungkan bagi harga emas setelah pertumbuhan ekonomi China 2015 yang berada di level 6,8% atau melemah seperti dugaan People's Bank of China. "Timbul dugaan di pasar China akan kembali menggelontorkan stimulus. Itu juga positif bagi harga emas," tutur Christian.

Buruknya fundamental ekonomi global ini disinyalir bisa menekan tingkat permintaan akan emas. "Untuk jangka pendek harga emas akan bertahan menguat selama harga di atas US$ 1.075 per ons troi," duga Christian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×