kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Gara-gara Covid-19, Fast Food Indonesia (FAST) bakal pangkas belanja modal tahun ini


Selasa, 28 April 2020 / 07:05 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fast Food Indonesia Tbk terpaksa menahan ekspansi di tahun ini karena pandemi virus corona (Covid-19).

Sebelumnya, perusahaan dengan kode emiten FAST ini berencana untuk membangun 20 gerai dan lima KFC Box baru. Perusahaan cepat saji ini pun menargetkan dapat merenovasi sekitar 150 restoran. 

Untuk melakukan rencana ekspansi tersebut, FAST telah menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar Rp 550 miliar.

Baca Juga: Tersengat corona, Fast Food Indonesia (FAST) tunda rights issue

Direktur Fast Food Indonesia Justinus Dalimin Juwono mengatakan, perusahaan akan memangkas alokasi belanja modal untuk tahun 2020. “Mungkin hanya setengah saja untuk ekspansi penambahan gerai,” kata dia pada Kontan.co.id, Senin (27/4).

FAST baru akan melanjutkan agenda ekspansi setelah kondisi kembali stabil. Makanya, baru-baru ini FAST juga menunda rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Di tengah gempuran Covid-19, kini FAST berusaha menggenjot penjualan dengan penjualan secara online melalui jasa ojek online, menerapkan penjualan dibawa pulang, home delivery, dan drive thru.

“Sedangkan gerai yang tutup total di pusat perbelanjaan karena peraturan perintah akan kami buka kembali bila kondisi sudah pulih,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×