kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45995,71   -11,93   -1.18%
  • EMAS988.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Fundamental Indonesia Kuat, Investor Asing Memburu Sukuk Global


Jumat, 27 Mei 2022 / 21:00 WIB
Fundamental Indonesia Kuat, Investor Asing Memburu Sukuk Global
ILUSTRASI. Ilustrasi sukuk global./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbaikan fundamental ekonomi Indonesia yang solid menarik investor asing untuk melahap penerbitan sukuk global pemerintah. Penjualan surat utang tersebut menjadi transaksi sukuk USD Global terbesar dari pemerintah. 

Berdasarkan rilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR), Selasa (24/5), penjualan sukuk global mencapai US$ 3,25 miliar. Jumlah order book atau minat investor tercatat sebesar US$ 10,8 miliar atau kelebihan pemesanan sebesar 3,3 kali. 

Emisi sukuk ini terdiri atas tenor 5 tahun yang terjual US$ 1,75 miliar dan tenor 10 tahun (seri Green) yang terjual US$ 1,5 miliar. Kedua seri tersebut akan jatuh tempo di 2027 dan 2032. 

Ekonom Sucor Sekuritas Ahmad Mikail Zaini mengatakan investor asing tertarik memburu sukuk global karena fundamental Indonesia kuat. Hal ini tercermin dari neraca perdagangan pada April tercatat surplus US$ 7,56 miliar. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga masih diproyeksikan di sekitar 5%. 

Baca Juga: Pemerintah Akan Melelang 6 Seri Sukuk Selasa (31/5), Target Indikatif Rp 9 Triliun

"Fundamental ekonomi Indonesia membuat investor asing nyaman dan tertarik membeli sukuk global," kata Mikail, Jumat (27/5). 

Investor asing juga masih percaya pada pasar surat utang Indonesia setelah lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P) meningkatkan outlook Indonesia menjadi stabil dari sebelumnya negatif. 

Head of Fixed Income Trimegah Asset Management Darma Yudha juga mengatakan investor asing gencar membeli sukuk global karena melihat fundamental Indonesia yang solid. Hal ini tercermin dari penanganan Covid-19 yang baik sehinga pemulihan ekonomi bisa cepat terjadi. 

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga didukung oleh kenaikan harga komoditas. Bahkan, Indonesia menempati negara kedua tertinggi yang menerima efek positif dengan naiknya harga komoditas dari perang Rusia dan Ukraina. 

"Penerimaan negara dari pajak bertambah dari sektor komoditas sehingga pemerintah memiliki ruang fiskal yang lebih besar, asing melihat fundamental ekonomi Indonesia jadi bagus," kata Yudha. 

Minat asing membludak juga dipengaruhi oleh tawaran kupon yang menarik. Pemerintah mengumumkan final price guidance tenor 5 tahun di 4,40% dan 4,70% untuk tenor 10 tahun. Yudha menilai kupon yang ditawarkan relatif kompetitif dan menarik. "Surat utang negara lain pasti ada yang lebih tinggi dari Indonesia, tetapi dari fundamentalnya belum tentu sebaik Indonesia," kata Yudha. 

Baca Juga: Indonesia Raises $3.25 bln in its Biggest Global Sukuk Sale

Dari suksesnya transaksi sukuk global, Yudha mengatakan ini bisa menjadi sentimen positif bagi pasar surat utang Indonesia secara umum. Tercatat, yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun sudah semakin menurun ke 7,06% di Jumat (27/5). Sebelumnya, yield SUN sempat sentuh 7,38% di 10 Mei. 

Dalam transaksi sukuk global ini, pemerintah juga berhasil menekan initial price gudance sebesar 35 basis poin pada tenor 5 tahun dan 40 basis poin pada tenor 10 tahun. 

Yudha memproyeksikan dengan fundamental Indonesia yang kuat seperti ini, yield SUN berpotensi menurun ke 6,8% di akhir tahun 2022. "Penurunan yield termasuk tipis karena ada risiko inflasi yang sulit dihindarkan," kata Yudha. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×