kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Februari, Produk Derivatif KOS dan LQ 45 Diluncurkan


Selasa, 16 Desember 2008 / 07:41 WIB


Reporter: Andri Indradie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Keputusan peluncuran dua produk derivatif Bursa Efek Indonesia (BEI) Kontrak Opsi Saham (KOS) dan LQ 45 sudah mulai jelas. Direktur Perdagangan Fixed Income dan Derivatif, Keanggotaan, dan Partisipan BEI Guntur T. Pasaribu mengatakan, kedua produk tersebut akan diluncurkan secara bersamaan pada bulan Februari tahun depan. "Ini sedang kami urus peraturannya, seperti bisnis spesifikasi dan sistem perdagangannya," katanya hari ini (15/12) usai menemui Nurhaida, Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Guntur menambahkan, dua produk itu meluncur jika sudah ada aturan dari Bapepam-LK termasuk kesiapan sistem dan infrastuktur transaksi derivatif yang matang di BEI. Sebagai langkah awal, BEI akan mengadakan simulasi perdagangan derivatif secara online terlabih dahulu untuk kesiapan pasar. "Simulasi akan kami lakukan akhir Desember nanti," imbuhnya.

Dia juga bilang, jumlah underlying saham untuk produk KOS masih tetap sesuai rencana semula, yakni 20 saham. "Cuma, tiga saham grup Bakrie kita keluarkan dari daftar," tandasnya. Sayang, Guntur belum bisa menyebutkan siapa saja yang bakal menggantikan tiga saham grup Bakrie tersebut. "Yang jelas sudah kita siapkan penggantinya," katanya.

Sekedar informasi, tiga saham grup Bakrie itu adalah PT Bumi Resourches Tbk (BUMI), PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×