kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Faktor eksternal bakal dominan setir rupiah


Selasa, 23 Februari 2016 / 06:55 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah mendapat sokongan dari bursa saham. Meski demikian, sepinya rilis data domestik akan memicu pergerakan rupiah pekan ini, tergantung dollar AS. Senin (22/2), di pasar spot, rupiah menguat 0,52% ke level Rp 13.439 per dollar AS.

Kurs tengah Bank Indonesia juga mencatat, mata uang Garuda terapresiasi 0,65% ke Rp 13.460 per dollar AS.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, penguatan rupiah kemarin disokong stabilnya pasar saham dalam negeri. Pekan lalu, bursa saham sempat tertekan isu pembatasan net interest margin perbankan.

Research and Analyst Monex Investindo Futures Yulia Safrina bilang, pasar mulai merespons positif pemangkasan BI rate. "Investor melihat, pasar keuangan Indonesia cukup kondusif. Secara fundamental, rupiah juga unggul di antara mata uang Asia," paparnya.

Meski demikian, rupiah masih berpeluang jatuh dengan pertimbangan data inflasi AS Januari yang cukup baik. Data tersebut bisa menyokong mata uang Paman Sam. Apalagi, saat rupiah minim dukungan data domestik.

Menurut Yulia, pekan ini, rupiah lebih disetir oleh sentimen eksternal. Prediksinya, Selasa (23/2), rupiah di kisaran Rp 13.360-Rp 13.600 per dollar AS.

Prediksi David, rupiah bergulir antara Rp 13.400-Rp 13.500 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×