Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Daya tarik yen yang besar serta buruknya sajian indikator ekonomi Eropa jadi penyebab pelemahan yang didulang pasangan EUR/JPY.
Mengutip Bloomberg, Senin (22/2) pukul 17.15 WIB pairing EUR/JPY sebesar 0,10% di level 125,18 dibanding hari sebelumnya.
Tercatat flash manufacturing PMI Jerman Januari 2016 tergelincir dari 52,3 ke level 50,2. Lalu flash manufacturing PMI Eropa periode yang sama juga turun dari 52,3 ke level 51,0. Hanya flash manufacturing PMI Perancis yang masih positif dengan naik dari 50,0 ke 50,3.
Sri Wahyudi, Research and Analyst PT Garuda Berjangka mengatakan pelemahan yang terjadi pada pasangan EUR/JPY disebabkan oleh tekanan negatif pada euro. Karena kalau menilik dari data ekonomi Jepang sebenarnya juga cukup negatif.
Data flash manufacturing PMI Jepang Januari 2016 merosot dari 52,3 ke level 50,2. “Hanya saja level 50 itu masih tergolong ekspansif jadi bisa menolong yen bertahan,” kata Wahyudi.
Di sisi lain, dengan stabilnya mata uang yen dan suku bunganya yang negatif, yen banyak mendapat perhatian dari pelaku pasar. “Perannya sebagai safe haven dan carry trade membuat yen diburu saat terjadi risk aversion seperti saat ini,” jelas Wahyudi. Hal ini yang lantas memberikan kekuatan bagi yen untuk unggul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













