kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

EUR/CAD terdorong optimisme Yunani


Kamis, 07 Mei 2015 / 21:21 WIB
EUR/CAD terdorong optimisme Yunani
ILUSTRASI. Jus semangka


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Data ekonomi Eropa yang cenderung lebih positif membuat CAD harus tunduk. Apalagi koreksi tipis minyak membuat CAD sebagai mata uang komoditas ikut terseret.

Mengutip Bloomberg, Kamis (5/5) pukul 17.50 WIB pasangan EUR/CAD merangkak naik 0,12% ke level 1,3688 dibanding hari sebelumnya.

Agus Chandra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menjelaskan bahwa pendorong utama pergerakan euro adalah timbulnya optimisme terkait permasalahan utang Yunani.

“Terdorong juga oleh data ekonomi Jerman dan Eropa yang positif mendorong EUR naik,” papar Agus. Pada Kamis (5/5) rilis data Jerman Factory Orders Maret 2015 membaik jadi 0,9% dari sebelumnya minus 0,9%. Begitu juga dengan Retail PMI Eropa April 2015 yang naik menjadi 49,5 dari bulan sebelumnya yakni 48,6.

Sedangkan dari sisi CAD, daya tahan baru akan didapat setelah rilis data ekonomi building permits yang diprediksi lebih baik dari bulan sebelumnya. Hanya saja ini baru rilis pada Kamis (5/5) malam sehingga pasar masih bergerak mengikuti pergerakan euro.

“Tapi CAD itu mata uang komoditas, koreksi tipis harga minyak membuat CAD bergerak melemah,” tambah Agus. untuk pengembang seperti MKPI yang memiliki lahan yang di lokasi-lokasi yang cukup strategis sehingga tidak bisa serta merta menurunkan harga produknya karena harga lahan yang sudah cukup mahal dan harga properti di sekitar wilayah tersebut yang sudah cukup tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×