kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Energi Mega Persada (ENRG) Catat Kenaikan Penjualan dan Laba pada 2025


Jumat, 27 Februari 2026 / 09:21 WIB
Energi Mega Persada (ENRG) Catat Kenaikan Penjualan dan Laba pada 2025
ILUSTRASI. Energi Mega Persada, ENRG (DOK/Energi Mega Persada)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen migas, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang positif pada 2025, baik dari sisi top line maupun bottom line. 

Penjualan bersih ENRG tercatat mengalami pertumbuhan 7% year on year (yoy) menjadi US$ 498,13 juta pada 2025. Bersamaan dengan itu, EBITDA ENRG meningkat 11% yoy menjadi US$ 309,71 juta.

Laba bersih ENRG ikut melesat 21% yoy menjadi US$ 91,53 juta pada tahun lalu. 

Chief Executive Officer & Direktur Utama ENRG Syailendra S. Bakrie menjelaskan, pada 2025 ENRG menginvestasikan lebih dari US$ 250 juta untuk program eksplorasi dan pengembangan di seluruh aset produksi milik perusahaan.

"Hasilnya, kami mampu meningkatkan keandalan lapangan-lapangan kami serta memperluas kapasitas produksi aset pada masa mendatang," tulis dia dalam keterangan resmi, Jumat (27/2/2026). 

Sementara itu, Chief Financial Officer & Wakil Direktur Utama ENRG Edoardus Ardianto menambahkan, pihaknya tetap berfokus untuk memaksimalkan nilai dari aset-aset yang ada melalui efisiensi operasional, alokasi modal yang disiplin, serta pengelolaan keuangan yang prudent

ENRG menargetkan untuk semakin memperkuat kinerja keuangan dan meningkatkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

"Selain itu, keberhasilan penerbitan obligasi kami pada kuartal pertama tahun 2026 akan menurunkan biaya pendanaan perusahaan ke depan," tandas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×