kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Energi Mega Persada akan masuk bisnis petrokimia


Kamis, 08 Februari 2018 / 07:45 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berencana masuk ke bisnis petrokimia. Emiten ini meneken memorandum of agreement pendirian fasilitas pabrik yang memproduksi purified terephthatic acid (PTA) dengan Reignwood International Investment Group.

Reignwood adalah pemilik usaha minuman berenergi Red Bull di China. Perusahaan Thai-China milik taipan asal Thailand, Chanchai Ruayrungrua, itu juga pemilik ENRG.

Selama ini, ENRG selama ini merupakan produsen murni minyak dan gas (migas). Harga kedua komoditas itu sangat fluktuatif.

PTA merupakan komponen utama pembuatan poliester. Kapasitas pabrik itu sebesar 1,6 juta ton per tahun, yang berasal dari dua pabrik.

Nah, dengan masuk ke bisnis petrokimia, ENRG berharap kinerja keuangan perusahan ini lebih stabil. "Strategi ini merupakan usaha diversifikasi bisnis," ungkap Imam P Agustino, Direktur Utama ENRG, Rabu (7/2).

Nilai investasi awal proyek tersebut diperkirakan US$ 600 juta. Nilai itu sudah mencakup keperluan tanah, instalasi, pekerjaan sipil, pekerjaan listrik dan mekanik dan biaya lain sampai tuntas.

Imam menambahkan, saat ini manajemen ENRG tengah mencari sumber pembiayaan dengan bunga rendah dari beberapa bank di Tiongkok guna mendanai proyek tersebut. "Kami berharap dapat menyelesaikan transaksinya pada tahun ini," tutur Imam.

Selain mengatur strategi bisnis, emiten Grup Bakrie terus merestrukturisasi utang. Akhir Januari lalu, ENRG melakukan private placement sebagai langkah awal konversi utang menjadi saham.

Konversi dilaksanakan atas kewajiban dari lima kreditur. Mereka adalah Greenwich International Limited, Stallion Investment Pte Ltd, Ultrapro Ltd, PT Wira Cipta Perkasa, dan PT Prime Petroservices. Total utang ENRG yang akan dikonversi senilai US$ 32,87 juta atau Rp 437,19 miliar.

ENRG menggelar private placement dengan melepas 4,20 miliar saham atau setara 40,65% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga saham ENRG kemarin ditutup turun 3,08% menjadi Rp 189 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×