kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.013   15,00   0,08%
  • IDX 6.115   -33,30   -0,54%
  • KOMPAS100 793   -5,08   -0,64%
  • LQ45 609   -2,85   -0,47%
  • ISSI 211   -0,49   -0,23%
  • IDX30 338   -1,39   -0,41%
  • IDXHIDIV20 427   0,19   0,04%
  • IDX80 91   -0,58   -0,63%
  • IDXV30 116   -0,10   -0,08%
  • IDXQ30 110   0,05   0,04%

EMTK dan Pakuwon beri jaminan ke BCA


Kamis, 26 Juni 2014 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Telkomsel memastikan kelancaran dan kenyamanan pelanggan dalam menjalani beragam aktivitas digital selama momen NARU 2022/2023 dengan menghadirkan konektivitas yang terdepan, andal, dan merata, hingga ragam produk dan layanan yang customer-centric.  


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) memberikan jaminan dan ganti rugi kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Ini merupakan agunan atas pinjaman yang diberikan kepada perusahaan patungan EMTK dan PWON yang bergerak di bidang rumah sakit. 

Nilai keseluruhan dana pemberian jaminan dan ganti rugi sebesar Rp 200 miliar. Jadi, ketika PWON dan EMTK masuk ke bisnis rumah sakit, keduanya bersama dengan PT Menjangan Sakti (Mensa) mendirikan PT Surya Cipta Medika (SCM). 

PWON menggenggam saham SCM melalui PT Pakuwon Sentra Wisata. Sedangkan, EMTK lewat PT Elang Medika Corpora.

Masing-masing memiliki saham 33,33%. SCM adalah induk PT Graha Mitra Insani (GMI) dan PT Surya Mitra Insani (SMI). Kemudian, GMI dan SMI secara bersama-sama mengakuisisi Rumah Sakit Usada Insani (RSUI). Dalam merealisasikan akuisisi tersebut, SCM meminjam dana dari pemegang saham.

Nah, untuk mengembalikan pinjaman pemegang saham itu, GMI dan SMI berniat menggunakan pinjaman dari BCA untuk melunasi pinjaman tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×