kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Emiten Konsumer Diramal Dapat Angin Segar dari Penurunan Harga Gandum dan CPO


Kamis, 07 Juli 2022 / 20:21 WIB
ILUSTRASI. Produk PT. Mayora Indah Tbk (MYOR). KONTAN/Baihaki/26/11/2015


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

"Kami memperkirakan pertumbuhan 10% yoy," katanya.

Kedua, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Menurutnya, sebagai pemimpin di pasar mie instan dan dengan Timur Tengah sebagai potensi pendorong pertumbuhan, pihaknya mengharapkan pertumbuhan lebih lanjut untuk ICBP pada tahun 2023.

Natalia merekomendasikan buy untuk kedua saham tersebut. Untuk MYOR, berdasarkan perkiraan pendapatan tahun 2023, pihaknya melihat ruang untuk potensi rerating ke PE rata-rata 5 tahun sebesar 33,4x dan meningkatkan target harganya menjadi Rp 2.300.

Kemudian untuk ICBP dengan penilaian yang ringan, pihaknya melanjutkan penilaiannya ke tahun 2023 dengan target harga sebesar Rp 10.800 berdasarkan PE rata-rata 3 tahun sebesar 17,2x.

"Risiko utama dari rekomendasi kami adalah pelemahan Rupiah yang menyebabkan kerugian kurs yang lebih tinggi untuk ICBP," imbuhnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×