kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Emas tergerus data pertumbuhan ekonomi China


Rabu, 15 April 2015 / 13:47 WIB
ILUSTRASI. Menko Polhukam Mahfud MD memberi keterangan kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/10).


Reporter: Dina Farisah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Harga emas masih bergerak dalam tekanan turun. Rilis data PDB China kuartal I-2015 dan data produksi industri China bulan Maret menjadi pemicu untuk menggerus harga emas.

Mengutip Bloomberg, Rabu (15/4) pukul 13.30, harga emas berada di level US$ 1.193,20 per ons troi. Harga turun setelah sempat bertahan di level US$ 1.200 per ons troi.

Ariston Tjendra, Head of Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menjelaskan, data PDB China kuartal I-2015 dirilis 7% di bawah rilisan kuartal sebelumnya yang sebesar 7,3%. Sementara data produksi industri bulan Maret dirilis sebesar naik 5,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hasil ini di bawah data bulan sebelumnya yang sebesar 6,8%.

"Kedua data ini mengindikasikan perlambatan ekonomi China yang notabene merupakan konsumen emas besar dunia," ungkap Ariston.

Support terdekat di kisaran US$ 1.190 per ons troi. Penembusan ke bawah support ini berpotensi mendorong pelemahan lanjutan ke area US$ 1.184-US$ 1.180 per ons troi.

Namun bila level support tersebut mampu bertahan, harga masih berpotensi rebound ke area US$ 1.198 per ons troi (moving average 100 grafik 1 jam).

Market mover hari ini adalah beberapa data ekonomi AS seperti data indeks manufaktur kawasan New York bulan April, data produksi industri bulan Maret dan data indeks pasar perumahan bulan April. Selain itu hasil konferensi pers Bank Sentral Eropa (ECB) juga mungkin bisa menggerakan harga emas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×