kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Emas melompat di NY akibat permintaan dari China


Selasa, 13 Agustus 2013 / 08:13 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membongkar muat kargo dari pesawat Garuda Indonesia setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (22/5/2021). ANTARA FOTO/Ampelsa/wsj.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia kembali reli di New York malam tadi (12/8). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 13.42 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember naik 1,7% menjadi US$ 1.334,20 per troy ounce di Comex, New York. Bahkan, pada transaksi sebelumnya, harga kontrak emas menyentuh posisi US$ 1.343,70 per troy ounce.

Lonjakan harga emas dipicu oleh peningkatan permintaan emas dari China, yang merupakan negara konsumen emas kedua terbesar dunia pada tahun lalu. Asal tahu saja, China Gold Association merilis data bahwa tingkat pembelian emas melompat 54% menjadi 706,4 metrik ton pada paruh pertama tahun ini dibanding tahun sebelumnya.

Data yang sama juga menunjukkan, tingkat permintaan naik 87% untuk emas batangan dan 44% untuk perhiasan.

"Permintaan fisik emas, khususnya yang datang dari China, terus menyokong pergerakan harga emas. Sentimen untuk emas pada hari ini bullish," jelas Michael Smith, president T&K Futures & Options di Port St. Lucie, Florida.

Banyak pihak yang memprediksi, tahun ini, China akan mengambil alih posisi India sebagai negara konsumen emas terbesar dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×