kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.190   31,00   0,17%
  • IDX 5.072   15,19   0,30%
  • KOMPAS100 654   2,77   0,43%
  • LQ45 517   1,71   0,33%
  • ISSI 169   0,07   0,04%
  • IDX30 290   0,65   0,23%
  • IDXHIDIV20 391   -0,43   -0,11%
  • IDX80 76   0,38   0,50%
  • IDXV30 109   -0,29   -0,27%
  • IDXQ30 98   -0,31   -0,32%

Emas kembali menjadi buruan investor, ini pemicunya


Jumat, 29 November 2019 / 07:05 WIB
ILUSTRASI. Emas batangan. REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas dunia kembali menanjak pada transaksi Kamis (28/11). Mengutip data Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi US$ 1.455,63 per troy ounce pada pukul 0659 GMT. Sedangkan harga kontrak emas berjangka naik 0,1% menjadi US$ 1.454,80 per troy ounce.

Kenaikan harga emas terjadi seiring langkah investor untuk kembali memburu logam safe-haven karena meragukan apakah AS dan China akan mencapai kata sepakat dalam hal perdagangan menyusul ditandatanganinya RUU HAM Hong Kong oleh Donald Trump.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada Rabu (27/11), Trump menandatangani legislasi UU HAM Hong Kong. Beijing murka dan mengutuk langkah AS itu. Beijing bahkan berjanji akan melakukan kebijakan balasan terhadap AS.

"Dengan perkembangan terbaru di mana Trump menandatangani UU Hong Kong, ada keraguan bahwa akan ada kesepakatan dagang, meskipun itu fase satu," jelas Jigar Trivedi, commodities analyst Anand Rathi Shares & Stocks Brokers yang berbasis di Mumbai kepada Reuters.

Dia menambahkan, "Meskipun mereka mengatakan akan menandatangani kesepakatan pada akhir tahun, mereka tidak mengungkapkan di mana pertemuan, atau siapa yang akan bertemu siapa. Sehingga, saya rasa tidak akan ada kesepakatan yang akan ditandatangani dengan mudah dan hal ini akan menyokong emas."

Padahal, pada sesi sebelumnya, harga emas mengalami penurunan 0,5% seiring positifnya data ekonomi AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×