Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.140
  • EMAS707.000 -0,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Ekspor melorot makin dalam, Analis: Harga CPO bisa ke Level RM 1.880

Selasa, 11 Juni 2019 / 19:30 WIB

Ekspor melorot makin dalam, Analis: Harga CPO bisa ke Level RM 1.880
ILUSTRASI. Kelapa Sawit

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Diselimuti sentimen negatif, harga crude palm oil (CPO) masih sulit bangkit dari level rendah. Bahkan, jika permintaan ekspor merosot semakin dalam sepekan ini, CPO berpeluang menyentuh level RM 1.800 per metrik ton.

Menurut data Bloomberg Senin (10/6) harga CPO kembali menyentuh level rendah RM 1.994 per metrik ton. Padahal, sebelumnya, harga CPO juga pernah turun 1,8% menjadi RM 1.991 pada 14 Mei.


Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono mengatakan harga CPO belum memiliki harapan untuk bangkit dalam waktu dekat, baik dilihat secara fundamental maupun teknikal.

Sebagaimana diketahui, minyak sawit berjangka Malaysia mencatatkan penurunan harga 2% pada perdagangan Senin (10/6), menyusul kerugian atau penurunan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) di Amerika dan melemahnya permintaan ekspor.

Sementara itu, di awal Juni, yakni periode 1 Juni-10 Juni ekspor minyak sawit Malaysia turun sekitar 31% dari periode yang sama di Mei, sebagaimana laporan perusahaan inspeksi AmSpec Agri Malaysia dan Intertek Testing Services.

Melambatnya permintaan ekspor tersebut, tentunya berkontribusi pada peningkatan tingkat persediaan dan membebani harga patokan minyak sawit. Ditambah, pasokan minyak sawit Malaysia per April turun 6,6% menjadi 2,73 juta ton.

"Sampai saat ini, negatif sentimen masih belum banyak berubah. Untuk itu harga CPO masih akan bearish, berharap speculative buying dengan kecenderungan harga oversold. Fundamental juga masih buruk," ungkap Wahyu, Selasa (11/6).

Dilihat secara teknikal, beberapa indikator seperti stochastic, MACD, moving average dan indikator lainnya menurut Wahyu kompak berada di area negatif. Untuk itu, harga CPO masih akan bertahan di area bearish.

Untuk perdagangan besok, harga CPO diperkirakan bakal berada pada rentang support RM 1.970, RM 1.940 dan Rp 1.900 per metrik ton. Sedangkan untuk level resistance, berada pada kisaran RM 2.010, RM 2.050 dan RM 2.080 per metrik ton. 

Untuk sepekan, harga CPO berpotensi menuju level terendah RM 1.880 per metrik ton, sedangkan ruang untuk menguat di level RM 2.100 per metrik ton.

"Memungkinkan ke level RM 1.880 per metrik ton dalam sepekan, jika penurunan ekspor berlanjut makin dalam. Tapi juga oversold level, sudah sangat murah," tandasnya.


Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0680 || diagnostic_web = 0.3304

Close [X]
×