kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.988   75,00   0,42%
  • IDX 5.673   29,59   0,52%
  • KOMPAS100 732   3,90   0,54%
  • LQ45 556   3,18   0,57%
  • ISSI 197   0,68   0,35%
  • IDX30 316   1,67   0,53%
  • IDXHIDIV20 390   1,07   0,28%
  • IDX80 83   0,37   0,45%
  • IDXV30 106   -0,27   -0,25%
  • IDXQ30 102   0,52   0,51%

Efek pidato Powell berpotensi dorong kenaikan imbal hasil SUN


Rabu, 28 Februari 2018 / 09:38 WIB
ILUSTRASI. Aktifitas perdagangan SUN di Mandiri Securitas


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan bergerak naik pada perdagangan Rabu (28/2). Hal ini didorong oleh potensi kenaikan imbal hasil surat utang global akibat respons pelaku pasar terhadap pidato Gubernur Federal Reserve, Jerome Powell.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail menjelaskan, pasca berlangsungnya pidato Powell semalam (27/2), imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun naik sekitar 3-5 bps mendekati level 3%. “Potensi berlanjutnya kenaikan imbal hasil US Treasury diproyeksi akan memicu pelemahan rupiah dan menyebabkan kenaikan imbal hasil SUN,” katanya dalam riset.

Ahmad memprediksi, imbal hasil SUN seri acuan 10 tahun akan bergerak di rentang 6,48% hingga 6,51%. Adapun seri yang ia rekomendasikan pada perdagangan hari ini antara lain FR0064, FR0036, FR0035, FR0043, FR0063, dan FR0073.

Sebelumnya, Analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra menyampaikan, kombinasi faktor pelemahan kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat serta kenaikan imbal hasil surat utang global mendorong terjadinya koreksi harga SUN pada perdagangan Selasa kemarin.

Perubahan tingkat imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin berkisar antara 1 - 7 bps. Sementara itu, imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) naik berkisar antara 1- 6 bps dengan harga turun hingga sebesar 20 bps.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×