kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

E-Trading: Tahan dulu saham INDF


Jumat, 31 Agustus 2012 / 13:13 WIB
E-Trading: Tahan dulu saham INDF
ILUSTRASI. Pertolongan pertama jika ibu hamil terpapar COVID-19


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas |

JAKARTA. e-Trading Securities merekomendasikan investor untuk menahan dulu saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Salah satu alasannya karena kinerja INDF di semester I 2012 masih di bawah ekspektasinya.

Pada akhir Juni lalu, penjualan bersih INDF tumbuh 12,5% menjadi Rp Rp 24,58 triliun dibanding setahun sebelumnya.Namun, laba usaha INDF hanya tumbuh 2,6% menjadi Rp 3,57 triliun.

"Harga jual menurun seiring penurunan harga bahan baku gandum," jelas Andrew Argado, Analis e-trading Securities, Jumat (31/8).

Pertumbuhan kinerja INDF di semester I masih di bawah prediksi e-Trading. "Namun kami masih yakin kinerja kuartal ketiga akan lebih bagus lagi," kata Andrew . Ini menimbang terjadinya kenaikan permintaan selama bulan Ramadhan.

Tantangan bagi INDF saat ini adalah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. "Melemahnya harga CPO juga akan berdampak negatif bagi kinerja INDF," tambah Andrew.

e-Trading memasang target harga INDF berikutnya di level Rp 5.500 yang merefleksikan price earning ratio (P/E) 11,7 kali.

"Untuk itu kami merekomendasikan investor untuk menahan (hold) saham tersebut," saran Andrew. Sedangkan sampai Jumat (31/8), harga INDF di posisi Rp 5.350 per lembar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×