kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Duh, saham-saham di bursa Asia rontok


Rabu, 12 Maret 2014 / 11:25 WIB
ILUSTRASI. 4 Manfaat Biji Nangka untuk Kesehatan Tubuh.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Mayoritas saham yang ditransaksikan di bursa Asia dilanda aksi jual siang ini (12/3). Saham-saham di bursa Asia rontok

TOKYO. Mayoritas saham yang ditransaksikan di bursa Asia dilanda aksi jual siang ini (12/3). Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 12.11 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific anjlok 1,4%.

Penurunan terbesar terjadi pada indeks Nikkei 225 Stock Average  Jepang sebesar 2,2%. Sementara, indeks Hang Seng Hong Kong melorot 1,4%, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,1%, dan indeks Kospi turun 1,2%.

Bursa Asia mencatatkan penurunan seiring dilakukannya suspensi pada perdagangan obligasi milik emiten perusahaan di Shanghai. Kondisi ini memicu kecemasan investor mengenai pasar finansial China setelah pekan lalu terjadi gagal bayar (default) pertama di pasar domestik. Pada saat yang bersamaan, data ekonomi China juga mengecewakan.

"Kecemasan utamanya adalah pertumbuhan ekonomi China masih melambat dan ada juga isu-isu lain yang membuat investor cemas mengenai kondisi sistem perbankan di China," jelas Shane Oliver, head of investment strategy AMP Capital Investors Ltd di Sydney. Dia juga menambahkan, kondisi pasar saat ini masih terbilang rentan terkait isu China dan Ukraina.

Sementara itu, harga kontrak minyak dunia pagi ini turun 0,7% menjadi US$ 99,35 per barel. Penurunan terjadi setelah data menunjukkan adanya kenaikan cadangan minyak AS sebesar 2 juta barel. 

Penurunan terbesar terjadi pada indeks Nikkei 225 Stock Average  Jepang sebesar 2,2%. Sementara, indeks Hang Seng Hong Kong melorot 1,4%, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,1%, dan indeks Kospi turun 1,2%.

Bursa Asia mencatatkan penurunan seiring dilakukannya suspensi pada perdagangan obligasi milik emiten perusahaan di Shanghai. Kondisi ini memicu kecemasan investor mengenai pasar finansial China setelah pekan lalu terjadi gagal bayar (default) pertama di pasar domestik. Pada saat yang bersamaan, data ekonomi China juga mengecewakan.

"Kecemasan utamanya adalah pertumbuhan ekonomi China masih melambat dan ada juga isu-isu lain yang membuat investor cemas mengenai kondisi sistem perbankan di China," jelas Shane Oliver, head of investment strategy AMP Capital Investors Ltd di Sydney. Dia juga menambahkan, kondisi pasar saat ini masih terbilang rentan terkait isu China dan Ukraina.

Sementara itu, harga kontrak minyak dunia pagi ini turun 0,7% menjadi US$ 99,35 per barel. Penurunan terjadi setelah data menunjukkan adanya kenaikan cadangan minyak AS sebesar 2 juta barel. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×