kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Duh, rupiah terpuruk ke level terlemah sejak Mei


Rabu, 05 September 2012 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Armada travel DayTrans milik PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA).


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Posisi rupiah menyentuh level terlemah sejak Mei lalu. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.36, rupiah terdepresiasi 0,2% menjadi 9.590. Pada transaksi sebelumnya, mata uang Garuda sempat menyentuh posisi 9.604, level terlemah sejak 31 Mei lalu.

Salah satu faktor yang menyebabkan rupiah keok adalah kecemasan mengenai defisit neraca perdagangan yang semakin dalam dari rekornya saat ini akibat rendahnya ekspor seiring perlambatan ekonomi global.

Asal tahu saja, pada Juli lalu, tingkat pengiriman ke luar negeri mengalami kontraksi sebesar 7,3% dibanding tahun sebelumnya. Adapun selisih defisitnya dengan tingkat impor adalah US$ 177 juta. Defisit neraca perdagangan ini yang kemudian menekan rupiah. Sepanjang Agustus lalu, misalnya, rupiah keok 1,5% dan menjadi mata uang dengan performa terburuk di Asia.

"Sepertinya neraca perdagangan akan sulit mencapai surplus pada tahun ini, karena sangat tergantung dengan kondisi global. Namun, rupiah memiliki ruang untuk menguat karena fundamental ekonominya masih solid," jelas Gusti Kahari, foreign-exchange dealer PT Bank Artha Graha Internasional di Jakarta kepada Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×