kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Dow Jones sumringah jelang voting di parlemen Italia


Selasa, 08 November 2011 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. Salah satu manfaat kopi untuk wajah adalah mengobati jerawat.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

NEW YORK. Bursa Wall Street dibuka sumringah hari ini (8/11), di saat parlemen Italia bersiap melakukan voting terkait anggaran yang diusung Perdana Menteri Silvio Berlusconi.

Indeks Standard & Poor's naik 0,41% ke level 1.266,12 pada pukul 9.43 waktu New York. Ini merupakan reli hari kedua bagi indeks acuan bursa AS ini. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat 0,3% ke posisi 12.106,23, dan Nasdaq Composite Index melaju 0,63% ke 2.712,28.

Beberapa saham berkapitalisasi besar menopang pergerakan indeks. Di antaranya, saham Bank of America Corp dan Morgan Stanley yang naik lebih dari 0,8%, seiring saham sektor keuangan di bursa Eropa juga rebound. Lalu, saham Honeywell International Inc. maju 1,2% setelah Citigroup Inc. merekomendasi untuk membeli saham perusahaan manufaktur itu.

Pasar saham Amerika Serikat sumringah seiring para anggota parlemen Italia bersiap melakukan pemungutan suara (voting) penting terkait keuangan publik. Pemungutan suara rutin akan dilakukan hari ini untuk menyetujui laporan anggaran tahun lalu. Voting ini bakal menunjukkan apakah Berlusconi masih memiliki mayoritas dukungan di parlemen sejumlah 630 kursi. Jika gagal mengumpulkan 316 suara, dia mungkin akan menghadapi mosi tidak percaya yang bakal memutuskan nasibnya kemudian.

Kemarin, Berlusconi membantah laporan dalam Il Foglio yang menyebutkan, dirinya di ambang pengunduran diri untuk membuka jalan bagi pemerintah persatuan Italia dengan mandat pemotongan anggaran.

"Investor mengacu pada krisis Eropa untuk sementara waktu, dan sudah terbiasa dengan masalah. Pasar sudah merasa lega terkait masalah di Italia. Ada ekspektasi, mereka akhirnya mencoba untuk melakukan tindakan secara bersama-sama," ujar Wakil ketua Silvercrest Asset Management Group Stanley Nabi, di New Tork, hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×