kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Dollar melemah vs mayoritas mata uang utama dunia


Selasa, 16 September 2014 / 10:41 WIB
Dollar melemah vs mayoritas mata uang utama dunia
ILUSTRASI. Ingin terlihat cantik dengan tubuh langsing saat Lebaran tiba? Simak beberapa tips jaga berat badan saat bulan puasa (Dok/Tribunnews.com)


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Dollar AS pagi ini (16/9) melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Pelemahan dollar tercermin pada Bloomberg Dollar Spot Index yang turun 0,1% per pukul 11.07 waktu Tokyo.

Pelemahan dollar AS terjadi bersamaan dengan kenaikan harga obligasi pemerintah AS. Pemicunya, the Federal Reserve akan segera mereview kebijakan mengenai tingkat suku bunga acuan.

Sekadar informasi, mulai hari ini, the Fed akan menggelar pertemuan rutinan bulanan yang akan berakhir Rabu (17/9). Keputusan the Fed akan dipengaruhi oleh sejumlah sata ekonomi AS yang tampak beragam beberapa waktu belakangan.

"Isu besarnya adalah apakah the Fed akan mengubah keputusannya untuk segera menaikkan suku bunga acuan atau malah sebaliknya. Periode transisi seiring pengetatan the Fed akan mempersulit pasar finansial di kawasan regional. Saya memprediksi, tingkat volatilitas di pasar finansial akan meningkat dalam beberapa bulan ke depan," jelas Stephen Halmarick, head of investment markets research Colonial First State Global Asset Management.

Sementara itu, won Korea Selatan menguat 0,4% menjadi 1.034,22 per dollar AS setelah melemah ke posisi terendah dalam sebulan terakhir. Sedangkan yen menguat ke level 106,99 per dollar AS dan dollar Australia menguat 0,2% menjadi 90,47 US sen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×