kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Dollar AS gagal bertahan di atas level 90


Jumat, 23 Februari 2018 / 07:14 WIB
Dollar AS gagal bertahan di atas level 90
ILUSTRASI. Dollar AS


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sentimen positif yang dihembuskan dari risalah rapat Federal Open Market Comittee (FOMC) pada Kamis (21/2) kemarin gagal mempertahankan penguatan dollar Amerika Serikat (AS). Indeks dollar berbalik melemah setelah menyentuh level tertingginya dalam sepuluh hari. 

Pada penutupan perdagangan Kamis (21/2), indeks dollar melemah 0,29% ke level 89,74. "Kekhawatiran tentang kebijakan dolar Washington dan defisit kembar telah mendorong dolar melemah," ujar Chris Turner, Kepala Strategi Mata Uang ING di London, seperti dikutip dari Reuters.

Menurut Turner, the greenback masih tetap dibayang-bayangi kekhawatiran akan kebijakan Gedung Putih. Isu pemerintah sengaja melemahkan mata uangnya kembali mempengaruhi pegerakan dollar AS. 

Kondisi tersebut semakin diperparah dengan kekhawatiran terjadinya defisit anggaran AS. "Kami perkirakan ada lebih banyak kelemahan dolar yang akan datang," imbuh Turner.

Padahal harusnya dollar AS tetap mendapatkan sokongan positif dari kejatuhan euro. Mata uang ini akhirnya terkoreksi setelah European Central Bank (ECB) merilis risalah rapat yang menyatakan terlalu dini untuk mengubah posisi. 

Pernyataan ini seolah memberi sinyal bank sentral masih akan mempertahankan kebijakan moter longgarnya. Namun kenyataannya pasangan mata uang EUR/USD masih bisa menguat 0,02% ke level 1,2333 pada Kamis (22/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×