kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Diversifikasi pasar jadi kunci kinerja mantap Sri Rejeki Isman (SRIL) di 2019


Rabu, 01 April 2020 / 20:18 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pabrik tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Anna Suci Perwitasari

Mengintip laporan keuangan tahun 2019, meski bukan merupakan penyumbang terbesar, penjualan ekspor ke wilayah AS dan Amerika Latin mencatatkan pertumbuhan yang paling signifikan, yakni sekitar 63,41% yoy dari US$ 67,82 juta di tahun 2018 menjadi  US$110,83 juta pada tahun 2019 lalu.

Sementara itu, penjualan ekspor Sritex  ke beberapa wilayah lain juga menunjukkan pertumbuhan, meski tidak se signifikan penjualan ekspor ke wilayah Amerika Serikat dan Amerika Latin. Penjualan ke wilayah Asia misalnya, tercatat tumbuh sebesar  6,96% yoy dari US$ 384,49 juta menjadi US$ 411,27 juta.

Sementara penjualan ekspor ke wilayah Eropa Eropa, Uni Emirat Arab dan Afrika, serta Australia masing-masing bertumbuh 8,98% yoy, 3,32%, dan 13,78%. Alhasil, total penjualan ekspor Sritex terkerek 13,02% menjadi US$ 704,88 juta di tahun 2019 atau setara dengan 59,64% dari total penjualan Sritex.

Baca Juga: Penjualan meningkat, Sri Rejeki (SRIL) bukukan pendapatan US$ 1,18 miliar pada 2019

Adapun sekitar 40,36% sisanyab berasal dari penjualan domestik sebesar  US$ 476,94 juta di tahun 2019. Angka ini naik sekitar 16,25% yoy dibanding penjualan lokal di periode sama tahun 2018 lalu yang sebesar US$ 410,27 juta.

Pertumbuhan yang terjadi pada sisi penjualan juga sebenarnya diiringi oleh kenaikan pada beberapa pos beban. Beban pokok penjualan misalnya, tercatat mengalami kenaikan sekitar 11,34% yoy menjadi US$ 946,58 juta di tahun 2019. Sebelumnya, beban penjualan Sritex tercatat sebesar US$ 850,16 juta pada periode sama tahun 2018.

Kenaikan juga dijumpai pada pos beban lain seperti beban penjualan serta beban umum dan administrasi. Meski begitu, Sritex juga mengantongi keuntungan selisih kurs - neto sebesar US$ 73.819
pada tahun 2019. Angka ini naik 159,92% dibanding keuntungan selisih kurs - neto tahun 2018 yang sebesar US$ 28.400.




TERBARU

[X]
×