kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Ditutup Naik 0,28%, Simak Prediksi IHSG Untuk Rabu (3/8)


Selasa, 02 Agustus 2022 / 19:32 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,28% ke level 6.988,16 pada perdagangan Selasa (2/8).


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,28% ke level 6.988,16 pada perdagangan Selasa (2/8). Investor asing juga mencatatkan aksi beli dengan nilai bersih Rp 892,3 miliar di seluruh pasar.

Analis Indo Premier Sekuritas Mino mengatakan, kenaikan IHSG pada hari ini didorong oleh sentimen solidnya laporan keuangan semester I 2022 emiten, khususnya sektor perbankan. Di sisi lain, beberapa harga komoditas yang turun cukup signifikan membuat IHSG sempat dominan berada di zona merah.

Untuk perdagangan Rabu (3/8), Mino memprediksi IHSG akan melanjutkan kenaikannya. Support IHSG diperkirakan berada di level 6.945 dan resistance di level 7.020.

"Sentimen untuk Rabu (3/8) masih akan terkait laporan keuangan emiten dan optimisme menjelang rilis pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 yang diprediksi tumbuh di atas 5%," kata Mino saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (2/8).

Baca Juga: IHSG Naik ke 6.988 Hari Ini (2/8), Beli Bersih Asing Mencapai Rp 892 Miliar

Di sisi lain, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memprediksi, IHSG akan melemah pada Rabu (3/8). Support 1 diperkirakan berada di 6.929, support 2 di 6.871, resistance 1 di 7.018, dan resistance 2 di 7.049.

Secara teknikal, candlestick membentuk lower high dan lower low dengan Stochastic di area overbought mengindikasikan potensi pelemahan. "Pelemahan akan didorong aksi profit taking. Di sisi lain, pergerakan masih akan didorong oleh musim rilis laporan kinerja semester 1 2022," ucap Dennies.

Dennies menyarankan investor untuk mencermati saham SMRA, MIKA, dan TOWR. Sementara Mino merekomendasikan buy BBRI dan  SCMA serta buy on weakness MNCN dan PTBA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×