kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Disokong rupiah, yield SUN berpotensi turun


Rabu, 17 Januari 2018 / 09:30 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Yield surat utang negara (SUN) diperkirakan kembali turun pada perdagangan Rabu (17/1) seiring potensi menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan, penurunan imbal hasil SUN juga ditopang tingginya permintaan dari investor di pasar primer pada lelang SUN, kemarin. Hal itu menjadi sinyal kuat bahwa investor masih sangat tertarik dengan obligasi pemerintah Indonesia.

“Yield SUN 10 tahun kemungkinan bergerak di rentang 6,1% sampai 6,15%,” katanya dalam riset, hari ini.

Pada perdagangan hari ini, Ahmad merekomendasikan seri FR0064, FR0065, FR0075, FR0043, FR0063, FR0045, dan FR0050.

Sebelumnya, analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra mengatakan, hasil positif dari pelaksanaan lelang SUN serta kenaikan harga surat utang global mampu mendorong terjadinya penurunan imbal hasil SUN pada perdagangan Selasa (16/1).

Perubahan tingkat imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin berkisar 1-6 bps. Sementara, imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) turun berkisar 2-5 bps dengan harga naik hingga sebesar 20 bps.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×