kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.003   -46,00   -0,27%
  • IDX 7.157   109,13   1,55%
  • KOMPAS100 989   17,26   1,78%
  • LQ45 726   9,92   1,39%
  • ISSI 256   4,49   1,79%
  • IDX30 393   4,40   1,13%
  • IDXHIDIV20 488   0,16   0,03%
  • IDX80 112   1,83   1,67%
  • IDXV30 135   -0,70   -0,52%
  • IDXQ30 128   1,37   1,08%

Disokong rupiah, yield SUN berpotensi turun


Rabu, 17 Januari 2018 / 09:30 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Yield surat utang negara (SUN) diperkirakan kembali turun pada perdagangan Rabu (17/1) seiring potensi menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan, penurunan imbal hasil SUN juga ditopang tingginya permintaan dari investor di pasar primer pada lelang SUN, kemarin. Hal itu menjadi sinyal kuat bahwa investor masih sangat tertarik dengan obligasi pemerintah Indonesia.

“Yield SUN 10 tahun kemungkinan bergerak di rentang 6,1% sampai 6,15%,” katanya dalam riset, hari ini.

Pada perdagangan hari ini, Ahmad merekomendasikan seri FR0064, FR0065, FR0075, FR0043, FR0063, FR0045, dan FR0050.

Sebelumnya, analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra mengatakan, hasil positif dari pelaksanaan lelang SUN serta kenaikan harga surat utang global mampu mendorong terjadinya penurunan imbal hasil SUN pada perdagangan Selasa (16/1).

Perubahan tingkat imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin berkisar 1-6 bps. Sementara, imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) turun berkisar 2-5 bps dengan harga naik hingga sebesar 20 bps.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×