Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Disebut Trump gila, akankah The Fed menahan bunga?

Jumat, 12 Oktober 2018 / 06:34 WIB

Disebut Trump gila, akankah The Fed menahan bunga?
ILUSTRASI. Ketua The Fed Jerome Powell



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Aksi jual saham di bursa Amerika Serikat (AS) dalam dua hari terakhir, ketegangan konflik dagang AS-China, dan peringatan verbal dari Gedung Putih, tampaknya tak akan menahan Federal Reserve dari niatnya menaikkan bunga. Pasar sebelumnya berekspektasi, The Fed masih punya ruang satu kali lagi untuk menaikkan bunga.

Dow Jones Industrial Average sudah kehilangan 800 poin dalam dua hari terakhir, sementara indeks utama AS lainnya mengalami penurunan berat. Presiden AS Donald Trump juga mengatakan, The Fed gila dan terlalu agresif menaikkan bunga.


Tapi, sejauh ini, data ekonomi AS, yang menjadi landasan utama The Fed mengambil keputusan menaikkan bunga, tetap menyajikan angka-angka positif. Terutama dari data ketenagakerjaan dan inflasi. 

Tingkat pengangguran pada September turun ke level 3,7%, level terendah dalam hampir 50 tahun terakhir di AS. Sementara itu, AS mengalami inflasi 0,1% pada bulan lalu, masih dalam kendali The Fed, meski meleset dari perkiraan pasar yaitu naik 0,2%. 

"Komentar Trump serta penurunan bursa tak cukup untuk menghindarkan 'si gila' The Fed untuk menaikkan bunga lagi pada Desember," kata Capital Economics, seperti dikutip Reuters. Mereka mengakui, angka inflasi lebih kecil dari perkiraan, tetapi masih dalam rencana The Fed. 

Sekadar informasi, di tahun ini, The Fed sudah tiga kali menaikkan bunga, yaitu Maret dari level 1,5%-1,75%, lalu Juni menjadi 1,75%-2%. Terakhir kali, tim yang dipimpin Chairman Jerome Powell ini menaikkan bunga ke 2%-2,25% pada September lalu.

Perkiraan pasar terhadap pertumbuhan ekonomi AS pun tetap positif. Macroeconomic Advisers memperkirakan, pertumbuhan ekonomi AS tetap akan tumbuh pada 3,7% pada kuartal ketiga, dan tumbuh 2,6% pada kuartal keempat. 

Pada penutupan bursa AS dini hari tadi, Jumat (12/10), The Dow Jones Industrial Average turun 545,91 poin atau 2,13% menjadi 25.052,83.

Indeks S&P 500 kehilangan 57,31 poin atau 2,06% menjadi 2.728,37. Sedangkan The Nasdaq Composite jatuh 92,99 poin atau 1,25% menjadi 7.329,06.

Sementara itu, ekspektasi pasar terhadap kenaikan Fed Fund Rate Desember mendatang masih tetap tinggi, yaitu dengan kemungkinan 78%. Perkiraan ini turun 3 persen poin sejak Trump berkomentar pedas terhadap The Fed Rabu lalu. 
 

 

Reporter: Sanny Cicilia
Editor: Sanny Cicilia

THE FED

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0027 || diagnostic_api_kanan = 2.1230 || diagnostic_web = 4.3817

Close [X]
×