kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Dirut BBJ: Perdagangan bitcoin sangat berbahaya


Minggu, 28 Januari 2018 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi Cryptocurrency


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Peluang perdagangan bitcoin di Indonesia terlihat kurang menjanjikan. Apalagi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengeluarkan pernyataan yang mendukung larangan Bank Indonesia akan penggunaan mata uang virtual (cryptocurency) seperti bitcoin, sebagai alat transaksi. Potensi risiko pada komoditas bitcoin ini juga disuarakan oleh sejumlah praktisi bursa berjangka di Indonesia.

Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta Stephanus Paulus Lumintang menyuarakan risiko besar pada perdagangan bitcoin.

"Tidak ada aset fisiknya dan sangat berbahaya sekali untuk dijalankan, jangan sampai terjadi revolusi investor di mana suatu waktu mereka terperangkap dan mengalami kerugian dan melakukan demonstrasi," kepada KONTAN, Sabtu (27/1).

Menurut Paulus, pemerintah harus melakukan langkah secepat mungkin untuk memberikan regulasi antara memperbolehkan atau melarang mata uang virtual ini. Senada, Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka, Teddy Prasetya juga menyatakan risiko besar pada komoditas ini.

"Perdagangan bitcoin karena tidak ada regulasi maka sangat tidak disarankan, karena risiko bubble-nya besar," jelas Teddy.

Catatan saja, mengutip informasi Coindesk.com, harga bitcoin pada Sabtu (27/1) pukul 10:29 UTC berada di US$ 11.201,16.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×