kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.891   21,00   0,12%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Dibayangi pelemahan rupiah


Senin, 16 Desember 2013 / 06:15 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/6/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Jumat (13/12), ditutup melemah 0,89% ke 4.174,83 dibanding hari sebelumnya.

Analis Reliance Securities, Lanjar Nafi menilai, pelemahan IHSG disebabkan kekhawatiran pemangkasan stimulus di Amerika Serikat (AS) sehingga memunculkan aksi jual. Kekhawatiran itu diperparah oleh pelemahan rupiah.

Hari ini, pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh data investasi langsung dan PMI manufaktur China. "Data kemungkinan positif dan memberi sentimen bagus," kata Lanjar.

Analis Phintraco Securities, Setiawan Efendi bilang, pergerakan IHSG akan dibayangi rupiah yang lemah. BI rate yang tetap menyebabkan rupiah melemah.

Setiawan memperkirakan, IHSG hari ini, akan menguat ke level 4.128-4.207. Lanjar memperkirakan, IHSG hari ini, cenderung bergerak mixed di 4.164-4.205.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×