kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Di tengah aksi jual asing, saham apa yang bisa dicermati?


Senin, 04 November 2019 / 20:46 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah karyawan mengamati layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (18/10/2019). Aksi jual saham oleh investor asing sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Khomarul Hidayat

Senada, analis OSO Sekuritas Sukarno Alatasmenambahkan, saham-saham di atas bisa menjadi pilihan alternatif para fund manager di tengah  kondisi pelemahan ekonomi.

"Emiten-emiten tersebut termasuk dari saham-saham defensif dan akan tetap menjadi pilihan untuk investasi dengan kondisi ekonomi yang tidak menentu atau pelemahan ekonomi," katanya ketika dihubungi Kontan.co.id, Senin (4/11).

Di bulan November 2019, Sukarno memprediksi, ada kemungkinan investor asing  kembali mencatatkan net buy meskipun peluangnya kecil. Sebabnya, berkaca pada siklus selama enam tahun terakhir, bulan November asing selalu mencatatkan net sell.

Baca Juga: Larangan ekspor nikel berpeluang mengangkat kinerja emiten logam

"Kalaupun mulai masuk bisa jadi akumulasi awal karena Desember ada aktivitas window dressing," tambahnya.

Adapun untuk saham-saham yang telah disebutkan sebelumnya, Sukarno menyarankan untuk menunggu secara teknikal hingga ada sinyal buy. Bisa juga menggunakan strategi buy on weakness.

" Kalau untuk sekarang sudah ada sinyal buy saham TLKM dan ACES. Untuk ICBP dan KLBF hindari dulu karena secara teknikal sudah ada sinyal jual," kata Sukarno.

Baca Juga: Asing jual bersih dalam tiga bulan, saham-saham ini masih tetap diburu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×