kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Di New York, harga minyak meroket 8,6%


Rabu, 23 Februari 2011 / 07:17 WIB
ILUSTRASI. Finalis Miss Grand Indonesia melihat beragam jenis kartu perbankan BCA yang dipamerkan di Galeri BCA seusai mengikuti kelas pembekalan di BCA Learning Institute, Sentul City, Bogor, Senin (16/6/2018. Sebanyak 30 finalis Miss Grand Indonesia mengenal dunia


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

DALLAS. Kontrak harga minyak dunia masih meroket. Lonjakannya bahkan melampaui level tertinggi dalam dua tahun terakhir.

Di New York, harga minyak melompat 8,6% dari posisi 18 Febuari lalu. Kekerasan yang terjadi di Libya menjadi pemicu utama kenaikan harga minyak. Pasar khawatir, kejadian tersebut bakal memangkas suplai minyak dunia meskipun OPEC sudah memastikan pasokan minyak tidak akan terganggu.

"Dunia masih bisa bertahan dengan kurangnya suplai minyak dari Libya. Namun, kecemasan yang ada adalah aksi unjukrasa itu akan menyebar ke negara-negara Arab lainnya. Kita tidak bisa mengetahui di mana hal ini akan berakhir," jelas Bill O'Grady, chief market strategist Confluence Investment Management di St. Louis.

Catatan saja, kontrak harga minyak untuk pengantaran Maret naik US$ 7,37 menjadi US$ 93,57 sebarel di NYMEX. Ini merupakan level tertinggi sejak 3 Oktober 2008. Kontrak bulan Maret tersebut habis masa berlakunya pada hari ini. Sementara itu, kontrak harga minyak pengantaran April yang lebih aktif diperdagangkan naik US$ 5,71 atau 6,4% menjadi US$ 95,42 sebarel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×