kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Di balik getolnya investor asing memburu saham-saham di BEI beberapa hari terakhir


Sabtu, 07 November 2020 / 15:20 WIB


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, keputusan Bank Sentral AS, The Federal (The Fed), yang menahan suku bunga di level mendekati  0% juga menjadi sentimen bagi pergerakan IHSG. William menilai, keputusan tersebut bisa melemahkan nilai tukar dolar AS dan menguntungkan sejumlah emiten tanah air.

William menganjurkan agar pelaku pasar domestik juga turut mengambil posisi di tengah masuknya dana asing.

Baca Juga: Tengok lagi deretan sentimen yang bikin IHSG melesat 4% dalam sepekan kemarin

Pilihannya, investor bisa masuk ke saham-saham blue chips karena saham-saham inilah yang akan mengerek IHSG. Adapun sektor yang bisa dipilih antara lain  saham sektor perbankan dan pertambangan (mining).

Adapun kedua indeks ini masih menjadi jawara dengan pelemahan terkecil dibandingkan dengan indeks sektoral lainnya.

Per Jumat (6/11), indeks sektor pertambangan hanya melemah 4,74% sejak awal tahun sekaligus menjadi indeks sektoral dengan koreksi paling mini. Disusul indeks barang konsumsi (-10,19%) dan indeks keuangan (-11,27%).

Selanjutnya: IHSG naik 4,04%, kapitalisasi pasar bertambah Rp 241,38 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×