kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Di balik getolnya investor asing memburu saham-saham di BEI beberapa hari terakhir


Sabtu, 07 November 2020 / 15:20 WIB
Di balik getolnya investor asing memburu saham-saham di BEI beberapa hari terakhir


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, keputusan Bank Sentral AS, The Federal (The Fed), yang menahan suku bunga di level mendekati  0% juga menjadi sentimen bagi pergerakan IHSG. William menilai, keputusan tersebut bisa melemahkan nilai tukar dolar AS dan menguntungkan sejumlah emiten tanah air.

William menganjurkan agar pelaku pasar domestik juga turut mengambil posisi di tengah masuknya dana asing.

Baca Juga: Tengok lagi deretan sentimen yang bikin IHSG melesat 4% dalam sepekan kemarin

Pilihannya, investor bisa masuk ke saham-saham blue chips karena saham-saham inilah yang akan mengerek IHSG. Adapun sektor yang bisa dipilih antara lain  saham sektor perbankan dan pertambangan (mining).

Adapun kedua indeks ini masih menjadi jawara dengan pelemahan terkecil dibandingkan dengan indeks sektoral lainnya.

Per Jumat (6/11), indeks sektor pertambangan hanya melemah 4,74% sejak awal tahun sekaligus menjadi indeks sektoral dengan koreksi paling mini. Disusul indeks barang konsumsi (-10,19%) dan indeks keuangan (-11,27%).

Selanjutnya: IHSG naik 4,04%, kapitalisasi pasar bertambah Rp 241,38 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×