kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,71   -11,32   -1.32%
  • EMAS943.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.29%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Di awal 2021 IHSG akan kembali naik, berikut rekomendasi saham hari ini (4/1)


Senin, 04 Januari 2021 / 06:00 WIB
Di awal 2021 IHSG akan kembali naik, berikut rekomendasi saham hari ini (4/1)

Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini diperkirakan masih akan kembali ke level 6.000. IHSG ditutup terkoreksi signifikan 0,95% di level 5.979,07 pada Rabu 30 Desember 2020. 

Nafan Aji Analis Binaartha Sekuritas menjelaskan, pergerakan IHSG hari ini berdasarkan indikator MACD masih menunjukkan sinyal positif meskipun telah menunjukkan pola deadcross. Sementara itu, stochastic maupun RSI bergerak ke bawah di area netral. 

Baca Juga: Pasar saham ditutup melesat pada 2020, investor berharap lebih cerah lagi di 2021

Meskipun demikian, pergerakan IHSG hari ini telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan menuju ke level resistance terdekat masih terbuka lebar. Nafan mengatakan, IHSG hari ini berdasarkan rasio fibonacci akan berada di kisaran support maupun resistance pada area 5.874,89 hingga 6.157,11. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. Ace Hardware (ACES). Pergerakan harga ACES masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi saham untuk ACES adalah akumulasi beli pada area level Rp 1.705 – Rp 1.715, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.735, Rp 1.780, Rp 1.880 dan Rp 1.980. Support ada di Rp 1.705 dan Rp 1.680. Saham ACES ditutup di Rp 1.715. (RoE: 14.16%; PER: 42.12x; EPS: 41.31; PBV: 5.98x; Beta: 0.79). 

2. Agung Podomoro (APLN). Pergerakan harga saham APLN telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham APLN untuk hari ini adalah akumulasi beli pada area level Rp 182 – Rp 188, dengan target harga secara bertahap di level Rp 195, Rp 212 dan Rp 228. Support ada di Rp 182 dan Rp 178. Saham APLN ditutup di Rp 188. (RoE: -5.25%; PER: -7.88x; EPS: -25.27; PBV: 0.41x; Beta: 2.2).

Baca Juga: Fokus ke saham komoditas, reksadana Sucorinvest Sharia Equity Fund tumbuh 19,80%

3. Bank Central Asia (BBCA). Pergerakan harga BBCA masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi saham BBCA adalah akumulasi beli pada area Rp 33.200 – Rp 33.900, dengan target harga secara bertahap di level Rp 34.900, Rp 36.075, Rp 37.600 dan Rp 39.050. Support ada di Rp 33.200 dan Rp 32.175. Saham BBCA ditutup di Rp 33.850. (RoE: 14.51%; PER: 30.96x; EPS: 1,094.81; PBV: 4.49x; Beta: 0.94). 

4. Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Pergerakan harga saham BBRI masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi saham BBRI adalah akumulasi beli pada area level Rp 4.010 - Rp 4.170, dengan target harga secara bertahap di level Rp 4.230, Rp 4.640 dan Rp 4.760. Support: Rp 4.010 dan Rp 3.820. Saham BBRI ditutup di Rp 4.170. (RoE: 9.50%; PER: 26.99x; EPS: 154.15; PBV: 2.56x; Beta: 1.41). 

5. Bank CIMB Niaga (BNGA). Pergerakan harga saham BNGA telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham BNGA adalah akumulasi beli pada area Rp 985 – Rp 995, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.030, Rp 1.060 dan Rp 1.185. Support ada di Rp 935.  Saham BNGA ditutup di Rp 995. (RoE: 6.13%; PER: 10.42x; EPS: 99.84; PBV: 0.64x; Beta: 1.89). 

6. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN). Pergerakan harga CPIN masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi saham CPIN adalah akumulasi beli pada area level Rp 6.350 – Rp 6.550, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.775, Rp 6.900, Rp 7.025 dan Rp 7.475. Support ada di Rp 6.350 dan Rp 6.200.  Saham CPIN ditutup di Rp 6.525. (RoE: 13.46%; PER: 35.32; EPS: 185.45; PBV: 4.57x; Beta: 0.9). 

Baca Juga: Melemah di akhir 2020, ini proyeksi pergerakan IHSG di awal tahun 2021

7. HM Sampoerna (HMSP). Pergerakan harga saham HMSP masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi saham HMSP adalah akumulasi beli pada area Rp 1.475 – Rp 1.505, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.580, Rp 1.645, Rp 1.900, Rp 2.160, Rp 2.420 dan Rp 2.550. Support ada di Rp 1.385. Saham HMSP ditutup di Rp 1.505. (RoE: 30.33%; PER: 19.19; EPS: 79.23; PBV: 5.82x; Beta: 1.14). 

9. Indofood Sukses Makmur (INDF). Pergerakan harga saham INDF masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi saham INDF akumulasi beli pada area level Rp 6.750 – Rp 6.850, dengan target harga secara bertahap di level Rp 7.100, Rp 7.325, Rp 7.500 dan Rp 8.275. Support ada di Rp 6.450. Saham INDF ditutup di Rp 6.850. (RoE: 6.57%; PER: 12.49x; EPS: 568.57; PBV: 0.82x; Beta: 0.71). 

10. Indah Kiat Pulp and Paper (INKP). Pergerakan harga saham INKP telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham INKP adalah akumulasi beli pada area level Rp 10.150 – Rp 10.450, dengan target harga secara bertahap di level Rp 10.875, Rp 11.125 dan Rp 12.300. Support ada di Rp 9.975 dan Rp 9.475. Saham INKP ditutup di Rp 10.425. (RoE: 8.83%; PER: 10.00x; EPS: 1039.53; PBV: 0.88x; Beta: 1.84). 

11. PP Presisi (PPRE). Pergerakan harga saham PPRE telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham PPRE adalah akumulasi beli pada area level Rp 258 – Rp 262, dengan target harga secara bertahap di level Rp 270 dan Rp 316. Support ada di Rp 258 dan Rp 246. Saham PPRE ditutup di Rp 262. (RoE: 0.78%; PER: 122.81x; EPS: 2.13; PBV: 0.96x; Beta: N/A). 

Baca Juga: IHSG diprediksi menguat Senin (4/1), berikut rekomendasi saham yang bisa dicermati

12. Pakuwon Jati (PWON). Saham PWON masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi saham PWON adalah akumulasi beli pada level Rp 500 – Rp 510, dengan target harga secara bertahap di Rp 535, Rp 560, Rp 580 dan 665. Support ada di Rp 500 dan Rp 460.  Saham PWON ditutup di Rp 510. (RoE: 4.61%; PER: 30.70x; EPS: 16.61; PBV: 1.41x; Beta: 1.68). 

13. Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE). Pergerakan harga saham WEGE telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham WEGE adalah akumulasi beli pada area level Rp 252 – Rp 256, dengan target harga secara bertahap di level Rp 262 dan Rp 298. Support ada di Rp 252 dan Rp 242. Saham WEGE ditutup di Rp 256. (RoE: 7.92%; PER: 13.97x; EPS: 18.19; PBV: 1.10x; Beta: N/A). 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×