kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Debut Saham Gozco Cetak Untung 22,2%


Senin, 09 Juni 2008 / 15:33 WIB


Sumber: KONTAN | Editor: Test Test

JAKARTA. Sepertinya, para investor di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah sangat dahaga akan datangnya perusahaan yang menjual saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO). Terbukti, para investor langsung memburu saham PT Gozco Plantations Tbk yang melakoni hari perdana perdagangannya di pasar sekunder, kemarin (15/5). Alhasil, harga saham perusahaan yang semula bernama PT Surya Gemilang Sentosa ini melonjak 22,2% lebih tinggi dari harga IPO.

Bahkan, sesaat setelah bursa buka, harga saham Gozco yang berkode GZCOlangsung melambung menjadi Rp 315 per saham, atau naik 40% dari harga perdana yang sebesar Rp 225 per saham. Sesungguhnya, tanda-tanda lonjakan harga sudah tampak sejak penawaran saham perdana kepada investor ritel yang mencatat kelebihan permintaan (over subscribed) sebanyak 15,2 kali. Namun, pada saat penutupan bursa, harga GZCO sedikit terkoreksi menjadi Rp 275 per saham. Walau begitu, para investor yang membeli saham perusahaan ini pada masa penawaran dulu berpotensi menangguk untung sampai 22,2%. Gozco melepas saham ke investor publik sebanyak 1,5 miliar atau 30% dari total modal disetor. Dari IPO tersebut perusahaan perkebunan ini berhasil mendapatkan Rp 337 miliar.

Direktur Utama Gozco Tjandra M. Gozali mengatakan, 45% dari dana hasil IPO mereka alokasikan untuk membiayai ekspansi lahan perkebunan kelapa sawit seluas 30.000 hektare di Sumatra Selatan. Lalu, sebanyak 20% untuk pengembangan kebun milik Golden Blossom. Golden adalah anak usaha Gozco yang membangun pabrik pengolahan minyak sawit.

Perusahaan ini juga membangun pelabuhan di tepi Sungai Musi. "Investasi pelabuhan senilai Rp 10 miliar - Rp 15 miliar dan diperkirakan selesai akhir tahun ini," ujar Tjandra. Dia menambahkan, pembangunan pelabuhan ini bisa mengirit biaya produksi hingga 50%. Sisa dana hasil IPO sebanyak 10% untuk membangun kebun milik anak usahanya, PT Cahya Vidi Abadi. Lalu sebanyak 15% buat modal kerja, dan 10% untuk melunasi utang ke Bank BNI. Di luar itu, perusahaan bakal memperluas lahan dengan mengakuisisi sejumlah lahan kosong di Kalimantan. "Ada satu di Kalimantan Tengah dan satu di Kalimantan Barat dengan total luas sekitar 5.000-20.000 hektare," kata Tjandra. Lewat berbagai rencana itu, Gozco menargetkan produksi bisa mencapai 145.000 ton tandan buah segar pada akhir tahun nanti. Dengan begitu pendapatan mereka bisa tumbuh 16 kali lipat menjadi Rp 400 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×