kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Data Sinergitama (ELIT) Absen Bagi Dividen, Siapkan Ekspansi ke Asia Hingga Eropa


Rabu, 17 Juni 2026 / 16:27 WIB
Data Sinergitama (ELIT) Absen Bagi Dividen, Siapkan Ekspansi ke Asia Hingga Eropa
ILUSTRASI. PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery (Dok/ELIT)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) atau Elitery memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. ELIT memilih mengalokasikan laba bersih untuk memperkuat ekspansi bisnis dan pengembangan teknologi.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (17/6). Dana hasil reinvestasi akan difokuskan untuk pengembangan teknologi, ekspansi pasar internasional, serta penguatan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber.

Direktur Utama Elitery Kresna Adiprawira mengatakan langkah tersebut diambil untuk memperkuat fondasi bisnis sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp 17.762 per Dolar AS, Pasar Cermati The Fed dan RDG BI

“Kami memprioritaskan penguatan bisnis melalui pengembangan teknologi, ekspansi pasar internasional, serta peningkatan layanan AI dan keamanan siber guna mendukung pertumbuhan jangka panjang,” jelas Kresna dalam paparan publik, Rabu (17/6/2026).

Selain itu, ELIT juga membangun cadangan kas (cash buffer) untuk menjaga keberlangsungan operasional dan mengantisipasi berbagai tantangan makroekonomi yang berpotensi muncul ke depan.

Sejalan dengan strategi tersebut, Elitery memperluas kehadiran regional melalui Elitery Global Technology Sdn. Bhd. di Malaysia. Langkah ini menjadi pijakan awal bagi rencana ekspansi yang lebih luas ke sejumlah negara di kawasan Asia dan Eropa.

Kresna menyebutkan, prospek bisnis perseroan pada 2026 didukung oleh meningkatnya kebutuhan layanan keamanan siber dan transformasi digital di berbagai negara. ELIT juga terus mengembangkan solusi berbasis AI melalui platform Elipedia dan Elitementor.

“Inovasi teknologi, khususnya pada bidang cybersecurity dan AI, serta ekspansi regional akan menjadi fokus utama Perseroan dalam memperkuat posisi sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang mampu bersaing di pasar global,” kata Kresna.

Baca Juga: IHSG Ditutup Turun 0,55% ke 6.220 pada Rabu (17/6), CUAN, BRPT, ADMR Top Losers LQ45

Dari sisi kinerja, ELIT membukukan laba bersih sebesar Rp 33,72 miliar pada 2025. Raihan tersebut tumbuh 30,35% dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun pendapatan usaha tercatat Rp 462,86 miliar.

Sementara itu, laba kotor meningkat 7,69% menjadi Rp 124,33 miliar. Peningkatan profitabilitas juga tercermin dari gross profit margin yang naik menjadi 26,86% dari sebelumnya 24,14%.

Di saat yang sama, EBITDA ELIT tumbuh 17,49% menjadi Rp 68,69 miliar. Kinerja tersebut ditopang oleh kontribusi layanan cloud, managed services, serta layanan keamanan siber yang memiliki margin lebih tinggi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×