kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Data pengangguran menggairahkan Wall Street


Jumat, 05 Oktober 2012 / 21:21 WIB
ILUSTRASI. Microwave terbukti ampuh membunuh virus dan bakteri. KONTAN/Muradi/21/12/2010


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

NEW YORK. Data pengangguran membuat bursa Amerika Serikat sumringah. Bursa Wall Street dibuka menguat pada saat pembukaan pasar Jumat (5/10).

Pada pukul 09.42 waktu setempat, indeks Standard & Poor's 500 telah naik sebesar 0,5% ke level 1.468,44. Selama sepekan ini, bursa yang menjadi acuan investor ini telah reli sebesar 1,9%.

Sementara indeks Dow Jones Industrial Average telah menguat 49,53 poin atau 0,4% ke 13.624,99. Sementara indeks Nasdaq telah menguat 0,4% ke level 3.161,95.

Seperti diketahui, Kementerian Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan tingkat pengangguran merunduk ke titik rendah dalam 44 bulan terakhir. Tingkat pengangguran Amerika Serikat turun dari 7,8% dari 8,1% pada September lalu.

"Laporan tenaga kerja itu merupakan langkah yang benar. Tetapi saya meragukannya karena langkah Federal Reserve," kata analis US Bank Wealth Management John De Clue, Jumat (5/10).

Bulan lalu, The Fed telah mengumunkan paket stimulus untuk membeli surat utang senilai US$ 40 miliar per bulan.  Pembelian surat utang ini untuk menurunkan tingkat pengangguran.

Menurut De Clue, para investor melihat penurunan angka pengangguran ini dalam konteks pemilihan presiden ketimbang perubahan dalam fundamental ekonomi. "Karena tingkat pengangguran kita masih belum membahagiakan The Fed," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×