kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Data ekonomi Jepang negatif, USD ungguli JPY


Kamis, 09 April 2015 / 18:12 WIB
Data ekonomi Jepang negatif, USD ungguli JPY
ILUSTRASI. Ternyata ada barang yang sebaiknya tidak dicuci dengan mesin cuci!


Reporter: Namira Daufina | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Data buruk Jepang memberikan peluang bagi dollar Amerika Serikat (USD) untuk menguat. Apalagi secara fundamental kebijakan BOJ dan The Fed sangat berbeda.

Mengutip Bloomberg, Kamis (9/4) pukul 16.55 WIB pairing USD/JPY merangkak naik 0,14% di level 120,30 dibanding hari sebelumnya.

Tonny Mariano, Analis PT Esandar Arthamas Berjangka memaparkan, penguatan USD terhadap JPY didorong oleh hasil pertemuan Federal Open Market Commitee (FOMC). Optimisme kenaikan suku bunga The Fed terjaga meski kapan pelaksanaannya masih jadi tanda tanya.

Notulensi FOMC Kamis (9/4) dini hari memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga The Fed masih mungkin terjadi pada pertengahan tahun 2015 ini. Walaupun beberapa pejabat The Fed berbeda pendapat tentang kapan waktu yang pas untuk mengetatkan kebijakan moneter AS, namun pasar masih optimis dan kembali berburu USD.

“Ini membuat perbedaan mendasar di pasar Jepang dan Amerika Serikat,” kata Tonny. Sehingga otot dollar AS kembali perkasa. Pada Kamis (9/4) pukul 16.00 WIB index USD kembali menyentuh level 98,30 atau menguat 0,4% dari sebelumnya.

Keadaan berbeda dengan Jepang. Bank of Japan diprediksi akan kembali melonggarkan stimulusnya. Ditambah lagi rilis data ekonomi Jepang juga masih negatif.

Kamis (9/4) rilis data prelim machine tool order Jepang Maret 2015 masih turun jadi 14,6% dari Maret 2014 silam yang berada di level 28,9%. “Faktor ini juga membantu menekan yen,” kata Tonny

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×