kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.855   89,00   0,50%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

Dana Kelolaan Reksadana Tumbuh 5,47%, Investor Masih Agresif Beli


Selasa, 05 Mei 2026 / 16:00 WIB
Dana Kelolaan Reksadana Tumbuh 5,47%, Investor Masih Agresif Beli
ILUSTRASI. Ilustrasi reksadana (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Alya Fathinah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri reksadana masih menunjukkan tren positif hingga April 2026 ditopang oleh arus dana masuk dari investor yang tetap solid. 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total dana kelolaan alias asset under management (AUM) industri pengelolaan investasi mencapai Rp 1.072,64 triliun atau tumbuh 2,87% secara year-to-date (YTD).

Reksadana menjadi kontributor utama dengan nilai AUM sebesar Rp 694,72 triliun, tumbuh 5,47% ytd. Sementara itu, Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) mencatat AUM Rp 319,83 triliun, turun 2,66% ytd.

Baca Juga: Tekanan Eksternal Berat, Rupiah Bepeluang Sentuh Rp 18.000 per Dolar AS di Akhir 2026

Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK mengungkapkan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana mencapai Rp711,89 triliun. Angka tersebut tumbuh 2,32% secara month-to-date (MTD) dan naik 5,41% YTD.

"Kinerja industri reksadana yang tetap terjaga ini ditopang oleh kecenderungan investor reksadana untuk tetap melakukan subscription," ujar Hasan Fawzi dalam  Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan April 2026, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan, net subscription tercatat sebesar Rp 8,11 triliun secara MTD. Secara kumulatif sejak awal tahun, nilainya mencapai Rp 37,24 triliun, meningkat dibandingkan posisi Maret 2026 yang sebesar Rp 29,12 triliun.

Menurut Hasan, tren ini menunjukkan reksadana masih menjadi pilihan investor di tengah dinamika pasar keuangan domestik.

Sejalan dengan upaya memperkuat integritas pasar modal, OJK juga meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana). 

Inisiatif ini ditujukan untuk memperluas basis investor domestik, khususnya pada instrumen reksa dana.

Baca Juga: Rosan Akui Danantara Sudah Masuk Jadi Pemegang Saham GOTO

Program tersebut merupakan bagian dari strategi pendalaman pasar yang dilakukan secara terintegrasi melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×