kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Dana asing terus keluar dari pasar saham Korsel


Rabu, 19 Juni 2013 / 13:58 WIB
ILUSTRASI. Warga lanjut usia menggunakan masker untuk mengantisipasi penularan virus corona di Jakarta, Selasa (4/1/2022).


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEOUL. Arus dana asing masih terus keluar dari pasar saham Korea Selatan hingga hari ini (19/6). Dengan demikian, aksi jual investor asing terhadap pasar saham Korea Selatan sudah berlangsung selama sembilan hari berturut-turut. Ini merupakan periode penjualan asing terpanjang dalam dua bulan terakhir.

Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, nilai penjualan asing mencapai 153 miliar won atau setara dengan US$ 135 juta pada pasar saham Korsel per pukul 12.06 waktu Seoul.

Kondisi itu turut menyeret indeks acuan Kospi. Hari ini, indeks Kospi tercatat turun 0,7% menjadi 1.888,03. Saham yang paling besar menyumbang penurunan Kospi adalah Samsung Electronics Co sebesar 30%.

Asal tahu saja, saham Samsung yang mewakili 19% indeks Kospi, sudah merosot 11% sejak 4 Juni lalu setelah sejumlah broker -termasuk di antaranya Morgan Stanley- memangkas prediksi kinerja terkait penurunan penjualan handset.

"Penurunan pasar saham Kospi hari ini dipicu oleh aksi jual asing, di mana terjadi penjualan saham Samsung secara besar-besaran sejak laporan sejumlah broker dirilis," jelas Im Jeong Jae, fund manager Shinhan BNP Paribas Asset Management Co.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×