kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Cuaca kian panas, gas alam melambung


Senin, 25 Juli 2016 / 05:40 WIB
Cuaca kian panas, gas alam melambung


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

Memang Bank Sentral AS alias The Fed akan menggelar FOMC Meeting pada 26 Juli 2016 - 27 Juli 2016. The Fed berencana mengerek suku bunga acuan setidaknya satu kali pada tahun 2016.

Namun, dengan cadangan gas alam yang masih cukup besar, Andri berpendapat, pertemuan FOMC pekan ini tidak akan terlalu berpengaruh terhadap pergerakan harga gas alam.

Andri meramal, hingga akhir kuartal III 2016, harga gas alam berpeluang tertekan ke level US$ 2,00 - US$ 2,20 per mmbtu. Sebab, musim panas di AS biasanya telah berakhir pada bulan September.

Hal ini akan menyeret permintaan gas alam. Terlebih Arab Saudi berkomitmen untuk menggenjot produksi gas alamnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×