kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.029   29,00   0,17%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

CPO berpotensi lanjut menguat


Rabu, 09 Agustus 2017 / 13:23 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah berpeluang melanjutkan tren kenaikan yang sudah terlihat sejak awal pekan ini. Pulihnya harga minyak nabati diyakini mampu kembali melambungkan harga CPO.

Mengutip Bloomberg, Rabu (9/8) pukul 11.29 WIB, harga CPO kontrak pengiriman Oktober di Malaysia Derivative Exchange menguat 0,11% ke level RM 2.632 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Namun, jika dibandingkan pekan sebelumnya, harga CPO justru terkoreksi 0,38%.

Faisyal, analis PT Monex Investindo Futures mengatakan, kenaikan harga minyak sawit saat ini terjadi mengikuti penguatan harga minyak kedelai di AS dan Dalian. Kontrak minyak kedelai bulan Oktober di Chicago Board of Trade berakhir naik 0.9%, sementara untuk kontrak minyak kedelai bulan Januari 2018 di Dalian Commodity Exchange ditutup lebih tinggi 1.4%.

“Kemarin CPO mencetak kenaikan harian terbesar sejak 25 Juli,” ungkapnya, Rabu (9/8).

Menurut Faisyal, secara teknikal, dalam jangka pendek minyak sawit berpotensi bergerak pada rentang RM 2.615-RM 2.665. Kalau level RM 2.665 berhasil ditembus, harga berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji ke level resistance selanjutnya di RM 2.690.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×