kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   13.000   0,94%
  • USD/IDR 16.140
  • IDX 7.328   27,17   0,37%
  • KOMPAS100 1.142   4,95   0,44%
  • LQ45 920   5,02   0,55%
  • ISSI 219   0,28   0,13%
  • IDX30 458   2,53   0,56%
  • IDXHIDIV20 549   3,16   0,58%
  • IDX80 129   0,76   0,60%
  • IDXV30 127   0,36   0,29%
  • IDXQ30 155   0,64   0,42%

Chandra Asri alokasikan belanja modal US$ 568 juta


Selasa, 27 Februari 2018 / 07:45 WIB
Chandra Asri alokasikan belanja modal US$ 568 juta


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 568 juta di 2018. Dana ini untuk membiayai serangkaian ekspansi organik perusahaan itu.

Direktur Independen TPIA Suryandi membeberkan, perusahaannya akan mengalokasikan capex sebesar US$ 207 juta untuk Chandra Asri Perkasa. Lalu, sebanyak US$ 361 juta bakal TPIA gunakan untuk ekspansi bisnis lain. "Alokasi untuk Chandra Asri Perkasa akan dipakai buat pengadaan tanahnya," ungkap dia ke Kontan.co.id kemarin.

Menurut Suryandi, TPIA menyiapkan sejumlah ekspansi bermodal anggaran capex yang dimulai tahun ini.

Pertama, TPIA bakal membangun pabrik polietilena berkapasitas 400.000 ton per tahun. Mereka telah mengawali pembangunan pabrik ini dengan groundbreaking pada awal Februari lalu.

Kedua, TPIA menambah kapasitas pabrik polipropilena, dari 480.000 ton menjadi 590.000 ton per tahun. Ketiga, TPIA akan meningkatkan kapasitas pabrik cracker, dari 860.000 ton menjadi 900.000 ton per tahun.

Selain itu masih ada beberapa rencana ekspansi lain. "Tahun ini banyak ekspansi, tapi tahapannya berbeda-beda. Semuanya dimulai tahun ini dan selesai di tahun-tahun depan," sebut Suryandi.

Selain rencana ekspansi tersebut, ada pula pabrik yang sudah masuk daftar commercial operation date (COD) tahun ini. Salah satunya adalah pabrik synthetic butadiene rubber yang akan beroperasi pada kuartal II 2018.

Tapi, TPIA belum punya rencana dan belum pula menyisihkan anggaran untuk melakukan ekspansi anorganik tahun ini. Sejauh ini, dana capex mereka anggarkan dari kas internal, rights issue, dan penerbitan obligasi.

Meski cukup ekspansif, Suryandi memprediksikan, pendapatan TPIA tahun ini menurun seiring penurunan harga jual produk. Namun tahun lalu, Suryandi meyakini, pendapatan dan laba TPIA bakal tumbuh double digit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×