kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.678.000   -14.000   -0,83%
  • USD/IDR 16.585   -130,00   -0,79%
  • IDX 6.271   -214,85   -3,31%
  • KOMPAS100 907   -39,76   -4,20%
  • LQ45 704   -27,76   -3,80%
  • ISSI 197   -7,32   -3,58%
  • IDX30 365   -13,68   -3,62%
  • IDXHIDIV20 445   -14,85   -3,23%
  • IDX80 103   -4,03   -3,77%
  • IDXV30 108   -4,81   -4,27%
  • IDXQ30 120   -4,00   -3,23%

Cemas AS akan default, mata uang Asia terkoreksi


Senin, 25 Juli 2011 / 11:23 WIB
Cemas AS akan default, mata uang Asia terkoreksi
ILUSTRASI. Promo Transmart Carrefour hari ini 14 Oktober 2020. Suasana Transmart di Transpark Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (20/12). KONTAN/Baihaki/20/12/2019


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Mata uang won Korea Selatan dan Ringgit Malaysia terkoreksi pagi ini. Sementara beberapa mata uang Asia lainnya sedikit mengalami perubahan. Meredanya reli veluta Asia terjadi setelah investor merasa cemas akan ancaman default atau gagal bayar utang Amerika Serikat (AS) yang meresahkan pasar keuangan.

Mata uang won jatuh 0,1% ke 1.053 per dollar AS pada pukul 11.20 di Seoul. Mata uang ringgit juga turun 0,1% menjadi 2,0753, dan yuan China juga turun tipis sebesar 0,03%.

The Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Indeks mundur dari posisi teringginya selama 14 tahun pada 22 Juli lalu setelah Menteri Keuangan AS Timothy F. Geithner mengatakan harapannya agar pembuat kebijakan dapat menyetujui batasan utang sebelum deadline pada 2 Agustus berakhir.

"Tren pergerakan mata uang Asia cenderung tertahan," kata Puay Yeong Goh, currency strategist Credit Suisse Group AG di Singapura. Dia beralasan, hal itu dikarenakan dominasi mata uang regional sudah cukup terapresiasi dan juga isu mengenai utang AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×