kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Catat Rugi Rp 156,86 Miliar hingga Kuartal III 2023, Simak Rekomendasi Saham META


Kamis, 02 November 2023 / 21:00 WIB
Catat Rugi Rp 156,86 Miliar hingga Kuartal III 2023, Simak Rekomendasi Saham META
ILUSTRASI. Nusantara Infrastructure (META) mencatat rugi Rp 156,86 miliar hingga akhir kuartal III 2023.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mencatat rugi Rp 156,86 miliar hingga akhir kuartal III 2023. Sebelumnya, META masih mencatatkan laba Rp 65,56 miliar pada kuartal III 2022.

Padahal, META membukukan pendapatan Rp 1,4 triliun hingga kuartal III 2023. Raihan itu naik 132,07% dari Rp 614,6 miliar pada periode sama tahun lalu.

Jika dirinci, pendapatan META berasal dari segmen usaha dan penjualan, usaha lainnya, dan konstruksi. Pendapatan usaha dan penjualan META hingga akhir September 2023 sebesar Rp 665,27 miliar, naik dari sebelumnya Rp 602,14 miliar pada periode sama tahun lalu.

Pendapatan usaha lainnya META senilai Rp 11,6 miliar, turun dari  sebelumnya Rp 12,09 miliar pada kuartal III 2022. Lalu, pendapatan konstruksi Rp 749,5 miliar hingga kuartal III 2023, naik dari sebelumnya Rp 405,9 juta pada periode sama tahun lalu.

Baca Juga: Nusantara Infrastructure (META) Sudah Serap 79% Capex Per Kuartal III 2023

Head of Corporate Communication & CSR Nusantara Infrastructure Indah D.P. Pertiwi mengatakan, META saat ini memiliki dua proyek yang tengah dijalankan. 

Pertama, Jalan Tol Akses Makassar New Port. Saat ini, progres jalan tol tersebut sekitar 97%. Kedua, proyek Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated Cikunir-Ulujami yang menghubungkan Wilayah Jati Asih (wilayah Bekasi) dengan Ulujami (wilayah Jakarta Selatan).

“Jalan tol itu sepanjang kurang lebih 21,6 km dengan nilai investasi Rp 21 triliun,” kata Indah kepada Kontan.co.id, Kamis (2/11).

Proyek Tol JORR-E itu dikerjakan META lewat anak usaha yang dimiliki secara mayoritas, PT Jakarta Metro Exspressway (JKTMetro). 

Pemilik saham lain di PT JKTMetro adalah PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dengan kepemilikan saham sebanyak 10% dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) sebesar 5%.

Baca Juga: Nusantara Infrastructure (META) Mencatat Rugi Rp 156,9 Miliar Hingga Kuartal III 2023

Meskipun tengah menggarap proyek yang sama, ketiga perusahaan itu mengalami kinerja keuangan yang berbeda. ADHI berhasil mencatat laba bersih Rp 23,53 miliar hingga kuartal III 2023, naik 11,94% dari periode sama tahun lalu, yaitu Rp 21,02 miliar.

Senasib dengan META, ACST masih mencatat rugi bersih Rp 151,2 miliar hingga kuartal III 2023. Namun, rugi ACST di kuartal III 2023 turun 33,3% dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 226,9 miliar.

Founder WH Project William Hartanto mengatakan, perbedaan kinerja pasti terjadi. Sebab, bisnis ketiga emiten tersebut bukan hanya dari Tol JORR-E saja.

“Masih ada faktor-faktor lain yang membentuk penilaian berbeda dari masing-masing investor,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (2/11).

William pun merekomendasikan beli untuk META dengan target harga Rp 274 per saham-Rp 280 per saham.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana merekomendasikan trading buy untuk META dengan target harga Rp 270 per saham-Rp 296 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×