kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.525   25,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Caplok 98,26% Saham, Perusahaan Asal Hong Kong Jadi Pengendali Baru Pinago (PNGO)


Selasa, 05 Mei 2026 / 18:37 WIB
Caplok 98,26% Saham, Perusahaan Asal Hong Kong Jadi Pengendali Baru Pinago (PNGO)
ILUSTRASI. Pupuk produksi PT Pinago Utama Tbk (PNGO) (Dok/PNGO)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan yang berbasis di Hong Kong, AEP Nusantara Holdings Limited jadi pengendali baru PT Pinago Utama Tbk (PNGO).

Perubahan pengendali ini terjadi setelah adanya penandatanganan dua Perjanjian Jual Beli Saham (Share Purchase Agreement/SPA) antara pemegang saham PNGO dengan AEP Nusantara Holdings Limited pada 4 Mei 2026 lalu.

Berdasarkan keterbukaan informasi, transaksi pertama dilakukan antara sejumlah pemegang saham PNGO yang mewakili 589.865.100 saham atau setara 75,50% dari total saham ditempatkan dan disetor, dengan AEP Nusantara Holdings Limited sebagai pihak pembeli.

Baca Juga: Indosat (ISAT) Buka Peluang Pendapatan Tumbuh Dua Digit di 2026

Selanjutnya, transaksi kedua dilakukan antara Wilson Sutantio yang melepas 177.799.800 saham atau sebesar 22,76% kepada pembeli yang sama. 

Dengan demikian, total saham yang beralih kepemilikan kepada AEP Nusantara Holdings Limited mencapai 767.664.900 saham atau setara 98,26% dari total saham perseroan.

Seiring dengan rampungnya transaksi tersebut, kendali atas PNGO kini resmi berada di tangan AEP Nusantara Holdings Limited sebagai pemegang saham pengendali baru. Perusahaan ini merupakan entitas yang didirikan di Hong Kong dan berbasis di kawasan Kowloon, dengan alamat operasional di Causeway Bay.

Sekretaris Perusahaan PNGO, Wandy, menegaskan perubahan pengendalian ini tidak memberikan dampak negatif terhadap operasional maupun kinerja perusahaan.

“Perubahan pengendalian ini tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” ujar Wandy dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Ia juga menambahkan, sebelum transaksi berlangsung, tidak terdapat hubungan afiliasi antara PNGO dengan AEP Nusantara Holdings Limited, baik dari sisi kepemilikan saham, struktur manajemen, maupun hubungan keluarga, sesuai dengan ketentuan di pasar modal.

Hingga akhir perdagangan Selasa (5/5/2026), harga saham PNGO berada di level Rp 3.900 per saham atau menguat 0,78% secara harian. Sejak awal tahun, pergerakan harga saham ini menguat 26,21%.

Baca Juga: Catat Kinerja Positif, Laba Pakuwon Jati (PWON) Melesat 29,31% Kuartal I 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×