kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Capex Soechi Lines tak berbeda seperti 2017


Minggu, 07 Januari 2018 / 16:38 WIB


Reporter: Dadan M. Ramdan | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Soechi Lines Tbk ( SOCI) pada tahun ini mengalokasikan dana belanja modal atawa capital expenditure sama seperti tahun lalu. Perusahaan mengatakan alokasi tersebut digunakan untuk sewaktu-waktu ada rencana pembelian kapal baru.

Tahun lalu, dengan dana belanja modal sebesar US$ 30-50 juta perusahaan menambah 2 unit kapal baru. Pada tahun ini, perusahaan belum memastikan akan menambah kapal baru pada tahun ini atau tidak, sebab semua bergantung dengan demand yang ada.

"Kami harus fokus utilisasi kapal existing, jadi kami tidak mau targetin (beli) kapal baru, utilisasi harus bagus. Intinya mau fokus ke utilisasi existing dulu," ujar Paula Marlina, Direktur Keuangan SOCI kepada KONTAN, Jumat (5/1).

Tahun ini perusahaan memiliki 39 kapal tanker, bila nanti demand meningkat perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan capex untuk pembelian baru. Hanya saja perusahaan belum mau membeberkan target penambahan kapal baru tersebut.

"Intinya perusahaan menyiapkan bujet belanja modal US$ 30-50 juta. Realisasi belanja modal akan dengan melihat permintaan kapal dan harga kapal di pasar internasional," lanjutnya.

Yang jelas, perusahaan masih optimis menatap tahun ini. Sebab, arah kebijakan pemerintah yang ingin mengembangkan kemaritiman berimbas baik. Apalagi denan penerapan azas cabotage dan Permendag 82 mengenai barang ekspor-impor harus berbendera Indonesia.

"Kami sebagai pemain (industri kemaritiman) ini sedang positif banget karena pemerintah mendukung," tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×