kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Cadangan naik tinggi, minyak WTI melandai


Kamis, 17 Oktober 2013 / 19:42 WIB
ILUSTRASI. Mual akibat asam lambung


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LONDON. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) tertekan setelah mencatatkan kenaikan terbesar dalam sepekan terakhir hari ini (17/10).

Mengutip data Bloomberg, sore tadi, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran November turun sebesar 71 sen menjadi US$ 101,58 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 12.39 waktu London,kontrak yang sama berada di posisi US$ 101,76 per barel.

Harga kontrak minyak menurun setelah data yang dirilis American Petroleum Institute menunjukkan, cadangan minyak AS pada pekan lalu naik sebanyak 5,94 juta barel.

"Jumlah cadangan minyak AS yang dirilis API sangat besar. Ini menjadi sentimen bearish untuk minyak," jelas Torbjoern Kjus, senior oil analyst DnB ASA di Oslo.

Kemarin, kontrak yang sama naik 1,1% yang dipicu oleh kesepakatan para pemangku kebijakan AS untuk mengakhiri penutupan sebagian kantor pemerintahan AS yang sudah berlangsung 16 hari dan memperpanjang batas pinjaman utang AS hingga awal tahun depan.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Desember turun 49 sen menjadi US$ 110,10 per barel di ICE Futures Europe Exchange. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×