kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Cadangan minyak naik, harga minyak tertekan


Selasa, 17 Desember 2013 / 08:28 WIB
ILUSTRASI. petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP melakukan pembubaran terhadap Citayam Fashion Week pada Rabu (27/7/2022). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) pagi ini (17/12) bergerak turun. Mengutip data Bloomberg, pagi tadi, harga minyak WTI untuk pengantaran Januari turun sebesar 25 sen menjadi US$ 97,23 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 11.12 waktu Sydney, kontrak yang sama berada di level US$ 97,35 sebarel.

Penurunan harga minyak terjadi sebelum dirilisnya data cadangan minyak AS yang diprediksi naik dalam waktu dekat. Asal tahu saja, hasil survei Bloomberg menunjukkan, Energy Information Administration (EIA) akan merilis data yang memperlihatkan adanya kenaikan cadangan minyak sebanyak 1,75 juta barel selama tujuh hari yang berakhir 13 Desember lalu. EIA akan merilis data ini besok.

Sementara itu, harga minyak jenis Brent untuk pengantaran Januari naik US$ 1,64 atau 1,5% menjadi US$ 110,47 per barel di ICE Futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×